Hotman Paris Singgung Etika Cerai dan Harta, Sorot Kedekatan Sarwendah-Giorgio Antonio

Author: Qoo Media

Hotman Paris Hutapea kembali menarik perhatian publik setelah melontarkan sindiran yang diduga berkaitan dengan Sarwendah dan Giorgio Antonio. Sindiran itu muncul saat ia membahas etika yang seharusnya dijaga ketika proses perceraian belum selesai, terutama jika masih ada urusan harta dan kepentingan anak.

Dalam pernyataannya, Hotman menegaskan bahwa pihak yang sedang menjalani proses cerai sebaiknya tidak memancing situasi yang bisa memicu polemik baru. Ia menyoroti sikap yang menurutnya tidak pantas bila masih ada sengketa yang belum tuntas, tetapi sudah membawa pasangan baru ke ruang yang berkaitan dengan aset bersama.

Sorotan Hotman soal harta dan batas sikap

Hotman menyampaikan kritiknya dengan nada tegas melalui unggahan di Instagram miliknya. Ia menyebut, jika harta masih menjadi hal yang diperebutkan dalam proses cerai, maka tindakan membawa pria lain ke fasilitas yang masih terkait dengan aset itu dianggap tidak tepat.

Ia mengatakan, “Halo mantan istri yang sedang dalam proses cerai, kalau harta itu adalah yang dicari suamimu yang sedang proses cerai, jangan dibawa cowok dong berenang di kolam renangnya. Enggak boleh begitu.” Ucapan itu langsung memancing perhatian karena dianggap menyinggung situasi yang sedang ramai dibicarakan publik.

Hotman juga mengaitkan persoalan etika itu dengan penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Menurut dia, sikap emosional atau pamer kedekatan di tengah sengketa justru bisa memperkeruh keadaan yang sebenarnya butuh ketenangan.

Anak tetap harus jadi prioritas

Selain soal harta, Hotman ikut menyoroti kepentingan anak dalam situasi perceraian. Ia menilai hubungan anak dengan kedua orang tua tidak boleh terganggu hanya karena konflik rumah tangga orang tuanya belum selesai.

“Soal anak, demi kepentingan anak maka kasih dong untuk bertemu dengan bapaknya. Jangan dong begitu,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan bahwa anak tidak seharusnya ikut menanggung dampak dari pertengkaran atau jarak yang muncul akibat perceraian.

Poin ini menjadi penting karena dalam banyak kasus perceraian, komunikasi yang buruk justru membuat anak berada di posisi paling rentan. Hotman menempatkan kepentingan anak sebagai hal yang harus dijaga lebih dulu daripada emosi pribadi masing-masing pihak.

Pesan untuk pria yang dekat dengan perempuan dalam proses cerai

Hotman tidak hanya menyasar perempuan yang sedang bercerai, tetapi juga pria yang menjalin hubungan dengannya. Ia meminta pria seperti itu menjaga jarak dari rumah atau aset yang status kepemilikannya belum jelas.

“Loe, jangan masuk dong ke kolam renang rumahnya. Gengsi lah jadi cowok, enggak punya harga diri,” ucapnya. Ia kemudian menambahkan bahwa seorang laki-laki semestinya punya martabat dan tidak memanfaatkan fasilitas yang masih berkaitan dengan sengketa.

Menurut Hotman, sikap seorang pria harus menunjukkan kemandirian, bukan justru bergantung pada fasilitas milik orang lain yang belum selesai urusan hukumnya. Ia bahkan menilai, tidur di rumah yang statusnya belum terang atau bersikap terlalu dekat dengan aset sengketa bisa terlihat tidak pantas.

“Kau laki-laki harus punya harga diri, buat laki-laki yang pacaran sama mantan istri orang. Jangan sekali-kali tidur di rumah itu apalagi rumah itu belum jelas milik siapa, apalagi kau renang, cumbu-cumbuan di kolam renang. Malu lah kau jadi laki-laki,” katanya.

Sorotan publik ikut mengarah ke Giorgio Antonio

Pernyataan Hotman Paris datang setelah Ruben Onsu ikut menjadi sorotan karena mengunggah video rumah mewah melalui media sosial. Unggahan itu sempat memicu spekulasi warganet karena dikaitkan dengan Giorgio Antonio, yang belakangan ramai disebut dalam perbincangan publik.

Belakangan diketahui, video yang diunggah Ruben bukan rekaman miliknya. Video tersebut sebelumnya sudah diunggah Giorgio Antonio, pengusaha yang kerap dijuluki Papagio, dan menampilkan aktivitasnya sepulang bekerja.

Dalam video itu, Giorgio menyebut dirinya lebih memilih pulang dan memulihkan tenaga di rumah ketimbang menghabiskan waktu di luar. Ia mengatakan, “Mau ngopi di luar jalanan macet malah bikin pusing, yang paling benar adalah recharge di rumah saja sih.”

Reaksi publik terhadap unggahan itu makin besar karena muncul di tengah sorotan terhadap hubungan Sarwendah dan Giorgio Antonio. Situasi tersebut membuat komentar Hotman Paris ikut terbaca sebagai respons terhadap dinamika yang sedang ramai dibahas di media sosial.

Nada tegas soal laki-laki dan kemandirian finansial

Di bagian akhir pernyataannya, Hotman kembali menekankan bahwa laki-laki perlu berdiri dengan kemampuan sendiri. Ia menyebut kemandirian finansial sebagai syarat penting agar seorang pria tidak terlihat bergantung pada situasi yang rumit.

“Makanya, jadi laki-laki harus berduit jangan bokek,” tutupnya. Ucapan itu menegaskan pandangan Hotman bahwa harga diri laki-laki juga tercermin dari kemampuan berdiri sendiri tanpa ikut terseret ke dalam urusan aset yang belum selesai secara hukum.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru