Drama romcom My Royal Nemesis tidak hanya menonjol lewat kisah cinta Cha Se Gye dan Shin Seo Ri. Serial ini juga menyimpan deretan karakter villain yang terus mengganggu pasangan utama dan akhirnya menerima nasib masing-masing.
Yang menarik, hampir semua tokoh jahat di drama ini tidak benar-benar bertobat sampai akhir. Mereka jatuh bukan karena kebetulan, melainkan karena rangkaian tindakan buruk yang mereka lakukan sendiri.
Choi Mun Do dan karma yang datang dari ambisinya
Choi Mun Do sudah digambarkan memiliki kecenderungan sosiopat sejak kecil. Ia memfitnah Cha Se Gye saat masih kecil, lalu saat dewasa semakin brutal dengan menyuap, memanipulasi media, hingga memerintahkan pembunuhan demi merebut Chail Group.
Akibat semua perbuatannya, Choi Mun Do gagal mendapatkan apa yang diinginkan. Ia juga dipermalukan di depan umum sebelum berakhir di penjara, sementara kesempatan menjadi ayah yang baik bagi putra yang disayanginya ikut hilang.
Raja Anjong dan takhta yang tidak membawa ketenangan
Yi Jae alias Raja Anjong digambarkan sama jahatnya dengan Choi Mun Do. Demi mengamankan takhta, ia tega memfitnah dan membunuh adiknya, lalu memakai dayang tak bersalah sebagai pion.
Meski sejarah mencatatnya sebagai raja bijak, Shin Seo Ri yang pernah hidup di era Joseon menyebut nasib Raja Anjong justru buruk. Ia memang mendapat takhta, tetapi hidup dalam kesepian hingga meninggal dunia.
Kwak Eun Ah dan balasan dari sikap piciknya
Kwak Eun Ah tampil seolah-olah menjadi teman yang mendukung Shin Seo Ri. Di balik itu, ia justru picik dan dengki, sampai menyabotase dan pernah mengurung Shin Seo Ri.
Balasan atas perilaku itu datang dalam bentuk sosial dan simbolik. Shin Seo Ri memutus hubungannya, membuat Kwak Eun Ah kehilangan kesempatan menjadi pemeran pendukung, lalu menulis kata-kata kutukan di depan pintu rumahnya seperti yang pernah dilakukan Kwak Eun Ah.
Jang Suk Ho yang akhirnya kehilangan pijakan
Jang Suk Ho berperan sebagai mata-mata sekaligus duri dalam daging. Ia bekerja di Biojei untuk memberi informasi kepada Choi Mun Do, dan akibat aksinya perusahaan milik Cha Se Gye sempat berada dalam krisis.
Nasib akhirnya tidak dijelaskan secara gamblang, tetapi posisinya jelas melemah. Tindakannya sudah diketahui Cha Dal Su, sementara Choi Mun Do juga dipenjara, sehingga Jang Suk Ho tak bisa lagi bekerja di Chail Group dan gagal mempertahankan posisi yang ingin dijaganya.
Seo Nam Jin yang justru dikorbankan
Seo Nam Jin berperan sebagai tangan kanan Choi Mun Do. Ia bekerja sebagai asisten sekaligus sopir pribadi, dan menjalankan hampir semua perintah atasannya tanpa banyak perlawanan.
Namun, loyalitas itu tidak menyelamatkannya. Di akhir cerita, ia justru dikhianati dan dibuang, lalu disiapkan menjadi kambing hitam saat Choi Mun Do terdesak dalam kasus pembunuhan Perawat An Seong Hui.
Lima villain ini menunjukkan pola karma yang berbeda, tetapi sama-sama keras. Ada yang dipenjara, ada yang hidup kesepian, ada yang diputus jalannya, dan ada yang ditinggalkan saat sudah tidak lagi berguna.
Source: www.idntimes.com






