Fairuz A. Rafiq dan Sonny Septian akan tampil bersama dalam film keluarga berjudul Anak-Anak Bambu yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 23 Juli 2026. Film ini tidak hanya membawa kisah hangat, tetapi juga menaruh pesan moral dan filosofi bambu sebagai inti ceritanya.
Di tengah deretan pemeran yang sudah dikenal publik, hadir pula kejutan untuk penggemar King Faaz. Putra sulung Fairuz itu dipastikan punya penampilan spesial, meski tidak menjadi pemeran utama karena tetap memprioritaskan pendidikan.
Kisah yang diangkat dari Rumah Bambu
Cerita Anak-Anak Bambu berpusat pada sekumpulan anak yang tinggal di Rumah Bambu. Tempat itu dimiliki sosok yang disebut Abah dan dirawat oleh sepasang pengasuh, sehingga nuansa keluarga menjadi fondasi utama film ini.
Lokasi syuting dilakukan di Cibinong untuk memperkuat gambaran kehidupan anak-anak di lingkungan tersebut. Lewat latar ini, film mencoba menghadirkan suasana yang dekat dengan keseharian sekaligus membawa nilai yang bisa dirasakan penonton.
Sonny Septian menyebut film ini dirancang tidak sekadar sebagai tontonan, tetapi juga sebagai karya yang memberi inspirasi. Saat datang ke kantor Suara.com di kawasan Pal Merah, Jakarta Barat, pada Senin, 6 Juli 2026, ia mengatakan, “Selain menampilkan karya, film Anak-Anak Bambu ini pastinya juga akan ada sesuatu yang bisa menginspirasi banyak orang.”
Peran Fairuz dan Sonny
Fairuz A. Rafiq memerankan Bilqis, sosok istri yang kuat dan penuh kasih sayang bagi anak-anak asuh yang tinggal bersamanya. Karakter ini menjadi salah satu pusat emosi dalam cerita karena menegaskan peran perempuan dalam menjaga kehangatan keluarga.
Sementara itu, Sonny Septian berperan sebagai Baskara, suami Bilqis yang digambarkan memiliki karakter unik dan emosional. Ia juga menjelaskan bahwa tokoh yang dimainkan menampilkan sisi lelaki yang lemah, tetapi sangat membutuhkan kekuatan besar dari seorang istri.
Menurut Sonny, dinamika itu menjadi bagian penting dari cerita karena menunjukkan pengaruh besar seorang istri dalam kehidupan rumah tangga. Dalam penjelasannya kepada www.suara.com, ia menegaskan, “Di sini menjadi seorang suami yang sebenarnya lemah, tapi butuh kekuatan besar dari seorang istri, yang ternyata memang sangat berpengaruh besar dalam kehidupan.”
Pemeran lain dan sentuhan spesial
Film ini juga menghadirkan Ayushita dan Irgi Ahmad Fahrezi sebagai bagian dari jajaran pemain. Ayushita berperan sebagai menantu pemilik Rumah Bambu yang memiliki konflik tersendiri dengan tokoh lain di dalam cerita.
Kehadiran King Faaz menjadi salah satu unsur yang paling ditunggu karena ia mendapat penampilan spesial atas permintaan Elma Theana. Fairuz menyebut keterlibatan itu sebagai kejutan manis bagi para penggemar putranya.
| Pemeran | Peran | Keterangan |
|---|---|---|
| Fairuz A. Rafiq | Bilqis | Istri yang kuat dan penuh kasih sayang |
| Sonny Septian | Baskara | Suami Bilqis, unik dan emosional |
| Ayushita | Menantu pemilik Rumah Bambu | Memiliki konflik tersendiri dengan tokoh lain |
| King Faaz | Penampilan spesial | Tidak menjadi pemeran utama karena fokus pendidikan |
Filosofi bambu yang dibawa ke layar
Selain cerita keluarga, film ini menonjolkan filosofi bambu sebagai elemen penting. Bambu digambarkan sebagai simbol kesederhanaan, kekuatan, dan kebahagiaan dalam menghadapi rintangan hidup.
Sonny menyebut filosofi itu sebagai salah satu daya tarik utama film. Ia menilai bambu punya makna yang kuat dan dapat memengaruhi kehidupan seseorang, sehingga unsur ini menjadi pembeda dalam cerita Anak-Anak Bambu.
Dengan perpaduan kisah keluarga, konflik antar tokoh, dan sentuhan tradisional, film ini disiapkan sebagai tontonan yang membawa pesan moral. Anak-Anak Bambu akan mulai tayang di bioskop pada 23 Juli 2026.
Source: www.suara.com






