Desta Mahendra sempat panik setelah matanya terkena hantaman bola padel saat mengikuti turnamen di Jakarta Selatan. Penglihatannya berubah abu-abu dan ia mengaku sempat takut kehilangan penglihatan.
Insiden itu terjadi saat Desta bermain dalam turnamen padel pada Jumat (10/7) sekitar pukul 17.45 WIB. Ia berpasangan dengan atlet padel Panji Untung Setiawan melawan Giorgio Soemarno dan Jose Antonio Arcos.
Trauma di Mata Kiri dan Pemeriksaan di Rumah Sakit
Dalam laga tersebut, pukulan rekan setimnya justru menghantam mata kiri Desta. Ia menegaskan kejadian itu bukan kesalahan Panji, melainkan kesalahannya sendiri, seperti disampaikan melalui akun Instagram @desta80s.
Setelah insiden, Desta langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans karena penglihatannya sempat hilang. Bahkan hingga dua jam kemudian, pandangannya belum kembali normal dan ia dirujuk ke rumah sakit spesialis mata.
Di rumah sakit, tim medis memeriksa retina, kornea, saraf, dan lensa matanya. Hasil pemeriksaan menunjukkan ada trauma akibat benturan yang memicu pendarahan di area lensa mata.
| Detail | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi kejadian | Jakarta Selatan |
| Waktu kejadian | Jumat (10/7) sekitar pukul 17.45 WIB |
| Lawan tanding | Giorgio Soemarno dan Jose Antonio Arcos |
| Pasangan Desta | Panji Untung Setiawan |
Penglihatan Berangsur Membaik
Bagian mata yang terluka kemudian diberi lensa kontak perban dan antibiotik tetes mata. Beberapa jam setelah kejadian, penglihatannya mulai membaik meski masih ada sedikit blur.
Dokter memastikan pendarahan itu akan sembuh dan penglihatan Desta kembali normal. Ia pun bersyukur karena sempat khawatir benar-benar kehilangan kemampuan melihat.
“Puji syukur ya Allah. Karena jujur saya sempet berpikiran akan kehilangan penglihatan saya,” ungkapnya.
Terima Kasih atas Bantuan dan Dukungan
Desta juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mengkhawatirkan dan mendoakannya. Secara khusus, ia berterima kasih kepada Ketua dan Wakil Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), Galih Kartasasmita dan Mochtar Sarman, yang sigap membantu.
Di akhir unggahannya, Desta mengingatkan bahwa kecelakaan bisa terjadi kapan saja dalam olahraga. Ia menilai kejadian ini harus menjadi pelajaran agar para pemain padel lebih waspada dan berhati-hati di lapangan, sebagaimana dilaporkan www.medcom.id.
Source: www.medcom.id






