Debut layar lebar Jirayut di film Cek Khodam langsung datang dengan harga yang tidak ringan. Ia mengaku harus menjalani adegan laga yang membuat tubuhnya memar, lehernya sakit, hingga merasa urat lehernya seperti “geser”.
Film komedi horor produksi Dee Company itu menuntut Jirayut tampil total di depan kamera. Dalam sejumlah adegan, proses syuting berlangsung sampai dini hari dan dilakukan tanpa bantalan pelindung yang biasanya membantu meredam benturan.
Adegan Laga yang Bikin Tubuhnya Kena Imbas
Jirayut menjelaskan bahwa sebagian adegan action direkam sekitar pukul 3 pagi. Di lokasi, ia dan pemain lain dibanting-banting tanpa perlindungan tambahan, sehingga benturan terasa langsung ke tubuh.
“Sumpah itu syutingnya jam 3 pagi, bayangin nggak kita dibanting-banting, apalagi kan sumpah ya, itu kita tanpa pakai apa namanya tempat-tempat pelindung,” ujar Jirayut saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).
Ia menggambarkan kondisi tersebut sebagai pengalaman yang benar-benar keras. Saat jatuh, tubuhnya disebut langsung menghantam lantai tanpa lapisan peredam apa pun.
“Benar-benar kalau jatuh, jatuh di lantai. Itu benar-benar kayak totalitas banget aku di film ini,” ungkapnya.
Akibat adegan itu, presenter bernama asli Afisan Jehderamae tersebut mengalami memar di beberapa bagian tubuh. Ia juga merasakan sakit pada leher karena ada adegan cekikan.
“Memar sih kayak biru-biru ada, terus kayak sakit-sakit leher gitu ada karena aku di gini kan, dicekik gitu,” jelas Jirayut sambil memperagakan adegan tersebut.
Leher Sempat Terasa “Geser”
Rasa sakit itu ternyata tidak berhenti setelah syuting selesai. Keesokan harinya, Jirayut masih merasakan gangguan pada bagian urat lehernya.
“Digituin makanya pas besoknya kayak urat aku kayak geser atau gimana nggak tahu ya, tapi agak sakit,” tambahnya menceritakan pengalaman tersebut.
Meski harus menanggung rasa nyeri dan kelelahan, Jirayut tetap menilai pengalaman itu sebagai bukti bahwa ia berhasil melewati tantangan yang diberikan film ini. Ia mengaku puas karena bisa menuntaskan adegan-adegan sulit itu.
“Nah itu kayak oke bisa lewati,” ucap Jirayut.
Peran Sakti dan Tantangan Emosional
Di Cek Khodam, Jirayut memerankan Sakti, seorang konten kreator yang gemar melakukan siaran langsung di media sosial. Peran ini menjadi debutnya di layar lebar dan mempertemukannya dengan Saputra Kori.
Tantangan Jirayut tidak hanya datang dari adegan fisik. Ia juga harus mengerjakan adegan emosional yang menuntutnya menangis berulang kali secara berturut-turut.
“Jadi di film inilah yang membuat aku kayak harus nangis-nangis dan nangisnya berturut-turut,” tutur sahabat Irfan Hakim tersebut.
Selain Jirayut dan Saputra Kori, film ini juga dibintangi komika Benidictus Siregar. Aksi para pemain Cek Khodam bisa disaksikan di bioskop mulai 16 Juli 2026.
Source: www.suara.com






