Harga kipas angin yang disebut mencapai Rp 11.465.000 per unit untuk kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih memantik sorotan publik. Pedangdut Inul Daratista turut melontarkan komentar satir yang menyinggung mahalnya harga barang tersebut.
Melalui kolom komentar akun Instagram @Lambe_Turah pada Minggu (19/7/2026), Inul mula-mula menulis, “Mbuh wess!!!”. Pelantun “Goyang Ngebor” itu lalu menambahkan sindiran, “Anginnya berhembus sampai ke neraka kali ya.”
Sindiran Inul Mengundang Respons
Komentar Inul Daratista mendapat banyak tanggapan dari pengguna media sosial. Sejumlah warganet mengaku terhibur, sementara sebagian lainnya menilai komentarnya mewakili keresahan atas kabar anggaran tersebut.
Salah satu komentar warganet menyebut, “Ternyata Mbak Inul juga sudah muak, enggak cuma rakyat.” Respons tersebut muncul di tengah pertanyaan publik mengenai dasar harga dan rincian pengadaan kipas angin itu.
Perbincangan bermula dari informasi mengenai harga satuan kipas angin yang disebut mencapai Rp 11.465.000. Total anggaran pengadaan yang dikaitkan dengan kebutuhan Kopdes Merah Putih juga diperkirakan sekitar Rp 1,8 triliun.
Besarnya angka tersebut membuat perhatian publik tidak hanya tertuju pada harga per unit, tetapi juga pada spesifikasi barang yang dimaksud. Namun, informasi mengenai spesifikasi kipas angin itu belum dipastikan secara rinci dalam pernyataan yang tersedia.
Pernyataan Menteri Koperasi di DPR
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan tidak mengetahui secara pasti spesifikasi maupun harga kipas angin yang ramai diperbincangkan. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR pada Rabu (15/7/2026), saat menjawab pertanyaan Mufti Anam dari Fraksi PDI Perjuangan.
Menurut Ferry, pengadaan yang menjadi sorotan itu bukan dilakukan oleh kementerian yang dipimpinnya. Ia juga menyatakan belum memiliki kepastian mengenai detail barang yang dikaitkan dengan nilai pengadaan tersebut.
“Soal kipas angin ini saya enggak tahu. Ini kalau pengadaannya bukan kami, Pak,” kata Ferry dalam rapat kerja tersebut, sebagaimana diberitakan Beritasatu.com.
Ferry kemudian menyebut angka yang beredar kemungkinan merujuk pada kipas angin model Imatsu MDF. Ia mengatakan harga model tersebut di marketplace berada pada angka Rp 11.465.000, tetapi menegaskan tidak mengetahui detailnya secara pasti.
“Namun, rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model Imatsu MDF itu harganya di marketplace Rp 11.465.000. Namun, saya enggak tahu persis,” ujar Ferry.
Anggaran dan Spesifikasi Jadi Pertanyaan
Pernyataan Ferry memperjelas bahwa Kementerian Koperasi tidak menjadi pihak pengadaan dalam perkara yang sedang ramai dibahas. Meski demikian, kabar harga kipas angin tersebut tetap memicu pertanyaan mengenai spesifikasi barang serta komponen anggaran yang membentuk nilai pengadaan.
Sindiran Inul menambah perhatian terhadap isu yang sebelumnya telah bergulir di ruang publik. Perbincangan mengenai kipas angin Rp 11 juta kini berpusat pada perlunya kejelasan detail pengadaan, terutama karena nilai total yang disebut mencapai sekitar Rp 1,8 triliun.
Source: www.beritasatu.com






