Kung Fu Soccer Tembus Rp3,86 Triliun dalam 9 Hari, Pekan Kedua Justru Menguat

Author: Qoo Media

Kung Fu Soccer mencatat langkah yang tidak biasa di pasar bioskop China dengan tetap menguat pada pekan kedua penayangannya. Film garapan Stephen Chow itu telah mengumpulkan lebih dari 1,46 miliar yuan atau setara Rp3,86 triliun hanya dalam sembilan hari.

Performa tersebut menonjol karena pasar bioskop China umumnya mengalami penurunan pemasukan besar setelah pekan pembukaannya. Alih-alih turun, pendapatan Kung Fu Soccer pada periode kedua justru sedikit melampaui raihan awalnya.

Pekan Kedua Melampaui Pembukaan

Sepanjang 17-19 Juli, Kung Fu Soccer membukukan 501,1 juta yuan atau setara Rp1,32 triliun. Angka itu lebih tinggi dibanding pendapatan pekan pembukaan yang mencapai 500,3 juta yuan.

Data resmi Artisan Gateway yang diberitakan CNN Indonesia menunjukkan pencapaian itu menjadi anomali di tengah pola penurunan pendapatan film pada pekan kedua. Kenaikan tipis tersebut memperlihatkan minat penonton masih terjaga setelah film mulai beredar luas di bioskop.

Film Periode Pendapatan Raihan
Kung Fu Soccer 17-19 Juli 501,1 juta yuan
Kung Fu Soccer Pekan pembukaan 500,3 juta yuan
All Wishes Come True Dua hari penayangan 207,8 juta yuan

Total pemasukan Kung Fu Soccer kini telah melewati 1,46 miliar yuan dalam sembilan hari. Catatan tersebut diraih ketika film ini juga harus bersaing dengan sejumlah judul lain di box office China.

Salah satu pesaingnya adalah animasi All Wishes Come True, yang menempati posisi kedua film terlaris di China pada periode yang sama. Film animasi itu meraih 207,8 juta yuan dalam dua hari sejak tayang pada Sabtu, 18 Juli.

Jika memasukkan sesi preview, total pendapatan awal All Wishes Come True mencapai 269 juta yuan. Meski pembukaannya solid, raihan itu belum menggoyahkan posisi Kung Fu Soccer di puncak pasar.

Promosi Minim, Proyeksi Naik

Keberhasilan komersial Kung Fu Soccer semakin mencolok karena film ini tidak didukung kampanye pemasaran konvensional yang masif. Stephen Chow hanya mengumumkan tanggal rilis melalui unggahan video di media sosial pada hari ulang tahunnya pada akhir Juni.

Film itu kemudian masuk bioskop kurang dari tiga minggu setelah pengumuman tersebut. Strategi promosi yang sangat minim tidak menghalangi film ini mengumpulkan penonton dalam jumlah besar sejak hari-hari awal penayangan.

Raksasa ticketing Maoyan lalu menaikkan proyeksi pendapatan akhir Kung Fu Soccer menjadi 3 miliar yuan. Perkiraan itu naik dari proyeksi sebelumnya yang berada di angka 2,5 miliar yuan.

Target baru tersebut mendekati rekor pribadi terbaik Stephen Chow melalui film komedi fantasi The Mermaid. Film yang dirilis pada 2016 itu membukukan pendapatan 3,39 miliar yuan.

Kembalinya Stephen Chow di Balik Kamera

Stephen Chow bertindak sebagai penulis skenario sekaligus sutradara Kung Fu Soccer. Film ini menjadi karya pertamanya sebagai sutradara sejak The New King of Comedy pada 2019.

Chow sendiri sudah tidak tampil di layar lebar setelah memutuskan pensiun dari dunia akting usai CJ7 pada 2008. Karena itu, keterlibatannya di belakang kamera menjadi salah satu perhatian utama pada proyek ini.

Kung Fu Soccer dirilis untuk menandai 25 tahun Shaolin Soccer, film yang menjadi pendahulunya. Film baru ini juga memanfaatkan momentum demam Piala Dunia FIFA pada musim panas.

Berbeda dari premis sebelumnya, cerita Kung Fu Soccer berpusat pada tim sepak bola putri yang tidak diunggulkan. Mereka mengintegrasikan seni bela diri ke permainan demi merebut gelar dalam turnamen Supreme Invincible Cup.

Zhang Xiaofei memerankan kapten tim, sementara Dilraba Dilmurat tampil sebagai striker dan Lay Zhang sebagai pelatih kung fu. Carina Lau, Takeru Satoh, serta Jimmy O. Yang juga hadir sebagai penampil khusus.

Setelah mencetak hasil besar di China, Kung Fu Soccer dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 12 Agustus. Penayangan itu akan membawa proyek terbaru Stephen Chow kepada penonton Indonesia setelah kesuksesan awalnya di pasar China.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru