Drama China OVERDO langsung mengubah adegan pembukanya setelah visual berbasis kecerdasan buatan atau AI memicu kritik penonton. Tim produksi mengganti montage tersebut dengan rekaman live-action setelah kualitas opening dinilai tidak sepadan dengan ekspektasi terhadap drama berskala besar.
Perubahan ini menjadi perhatian karena opening semula dirancang untuk menjelaskan masa lalu dan hubungan dua karakter utama secara cepat. Namun, niat itu justru memunculkan perdebatan soal batas penggunaan AI dalam karya drama yang mengandalkan kekuatan visual dan cerita.
Perubahan Opening OVERDO
| Peristiwa | Waktu | Detail |
|---|---|---|
| Penayangan perdana | 19 Juli 2026 | OVERDO mulai ditayangkan dengan opening berbasis AI. |
| Pengumuman penggantian | 21 Juli 2026 malam | Tim produksi menyatakan opening telah diganti menjadi live-action. |
OVERDO merupakan drama romansa dan balas dendam yang dibintangi Zhang Linghe serta Wang Churan. Sejak episode perdana dirilis pada 19 Juli 2026, perhatian penonton tertuju pada bagian pembuka yang memakai visual hasil AI.
Menurut laporan www.liputan6.com, sejumlah penonton menilai visual tersebut terlihat kaku dan kurang natural. Kritik juga mengarah pada kesan bahwa kualitas opening tidak selaras dengan standar produksi drama beranggaran besar.
Detail Visual yang Banyak Dipersoalkan
Keluhan penonton tidak hanya menyoroti penggunaan AI secara umum, melainkan juga hasil visual yang muncul di layar. Detail karakter dinilai tampak tidak alami, sementara pencahayaan terlihat seperti terpisah dari elemen gambar lainnya.
Latar belakang dalam montage itu juga dianggap datar oleh sebagian penonton. Kombinasi elemen tersebut membuat visual pembuka OVERDO disebut memberi kesan seperti plastik.
Di media sosial, kritik berkembang menjadi perbandingan yang cukup tajam. Ada penonton yang menyamakan opening tersebut dengan animasi PowerPoint, sementara lainnya menyebutnya menyerupai visual gim daring berbiaya rendah.
Perbandingan itu mencerminkan kekecewaan terhadap hasil akhir, bukan sekadar penolakan terhadap teknologi AI. Penonton menilai drama ini sebelumnya telah membangun ekspektasi tinggi melalui foto-foto lokasi syuting yang beredar.
Permintaan Maaf dari Tim Produksi
Tim produksi OVERDO kemudian merilis pernyataan resmi melalui akun Sina Weibo. Mereka menjelaskan bahwa montage berbasis AI awalnya digunakan untuk membantu penonton memahami kisah masa lalu dan hubungan kedua tokoh utama dengan lebih cepat.
Konsep itu juga dimaksudkan untuk menyisipkan petunjuk bagi perkembangan cerita berikutnya. Akan tetapi, pihak produksi mengakui bahwa hasil yang ditampilkan justru memicu kekecewaan yang tidak mereka perkirakan.
“Kami memiliki niat baik dalam konsep tersebut, tetapi hasil akhirnya memicu diskusi luas dan mengecewakan banyak penonton. Kami menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya,” tulis tim produksi dalam pernyataannya.
Setelah menerima gelombang kritik awal, pihak produksi menyebut mereka langsung bekerja semalaman. Proses koordinasi dan produksi ulang kemudian dilakukan selama beberapa hari sebelum opening AI diganti sepenuhnya.
Versi terbaru drama kini menggunakan adegan live-action pada bagian pembuka. Penggantian ini menjadi respons langsung terhadap masukan penonton yang menginginkan visual lebih alami dan sesuai dengan atmosfer cerita.
Perdebatan AI di Industri Drama China
Kontroversi OVERDO turut membuka kembali diskusi tentang penggunaan AI di industri hiburan China. Teknologi ini dalam beberapa waktu terakhir semakin banyak dipakai dalam produksi drama pendek untuk platform video.
Namun, penerapan AI pada drama televisi berskala besar memunculkan standar penilaian yang berbeda. Banyak penonton menilai teknologi tersebut belum selalu mampu memenuhi harapan terhadap kualitas artistik produksi besar.
Kasus OVERDO memperlihatkan bahwa penggunaan AI dapat berfungsi sebagai alat pendukung kreatif, tetapi hasil akhirnya tetap menjadi faktor utama bagi penonton. Respons cepat tim produksi dengan mengganti opening menjadi live-action menunjukkan bahwa kritik terhadap kualitas visual mendapat perhatian serius.
