Curhat Gibran Marten Soal Perannya di Film Horor ‘Lorong Kost’: Proses Mendalam

Shopee Flash Sale

Aktor muda Gibran Marten tengah bersinar dalam industri perfilman tanah air melalui penampilannya dalam film horor berjudul "Lorong Kost." Dikenal sebagai putra dari aktor legendaris Roy Marten, Gibran tak hanya berperan sebagai pemeran utama, tetapi juga berkontribusi sebagai pencetus ide cerita. Film ini merupakan produksi Minka Rosie Production yang disutradarai oleh Ganank Dera.

Gibran memerankan karakter Bayu, seorang anak kost yang terlibat dalam situasi penuh teror di sebuah rumah kost tua. Dalam sebuah wawancara, ia berbagi bagaimana ide film ini lahir dari pengalamannya sendiri sebagai seorang anak kost. "Saya banyak mengalami cerita seram di kosan," ujarnya, menggambarkan pengalamannya ketika mengunjungi rumah produksi Minka. Menurutnya, lingkungan kost adalah tema yang dapat dengan mudah dipahami dan tidak memerlukan referensi yang rumit.

Walaupun Gibran mengklaim bahwa ide awalnya hanya menyumbang sekitar 20-30 persen dari keseluruhan cerita, ia mengapresiasi kontribusi sutradara dan penulis lain yang menjadikan konsep tersebut lebih hidup. Ia menyatakan, "Kejeniusan dari pak sutradara dan penulis skrip yang mengembangkan ide saya menjadi cerita utuh."

Pendalaman Karakter

Gibran juga membagikan proses pendalaman karakter Bayu. Ia merasa nyaman menjalani perannya berkat pendekatan sutradara Ganank yang memberikan kebebasan kepada seluruh pemain. "Nge-flow aja karena mas Ganank bilang ‘gue pengen lo happy main di sini’," katanya, menjelaskan betapa menyenangkannya berperan dalam film tersebut.

Kemudahan dalam menjalankan peran tersebut juga didukung oleh pengalaman Gibran bermain bersama Nadhira Hill di film sebelumnya. "Kebetulan kalau sama Nadhira saya udah pernah main film bareng, jadi pada waktu ketemu kita lebih santai," ungkapnya. Selain itu, walaupun awalnya canggung dengan tim lainnya, interaksi di lokasi syuting membantu mereka menjadi akrab.

Film yang Seram dan Menyentuh

Film "Lorong Kost" memiliki daya tarik tersendiri dengan menjelajahi tema ketakutan yang berasal dari dalam rumah kost yang dikisahkan. Gibran berharap film ini dapat menarik perhatian penonton dengan cara yang unik, merangkul elemen horor yang realistis. "Film ini membawa penonton masuk ke dalam dunia gelap dan penuh teror yang tersembunyi di balik dinding rumah kost tua," kata Gibran, menggambarkan atmosfer yang dibangun dalam film.

Film ini tidak hanya menampilkan Gibran, tetapi juga melibatkan sejumlah aktor lain seperti Ence Bagus, Lucky L Moniaga, dan Zilly Larasati. Dengan jajaran cast yang kuat dan cerita yang menarik, "Lorong Kost" diharapkan bisa menjadi salah satu pilihan utama bagi pecinta film horor di Indonesia.

Tanggal Tayang

"Film Lorong Kost" dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 26 Juni 2025. Gibran, yang tidak hanya berperan sebagai aktor, tetapi juga menjadi bagian dari tim kreatif, sangat berharap film ini dapat memberikan pengalaman menegangkan bagi penonton. Kehadirannya dalam film ini akan menjadi salah satu langkah penting dalam karirnya di dunia perfilman.

Dengan sentuhan cerita yang unik dan pengalaman personal yang dipenuhi elemen horor, "Lorong Kost" siap menyajikan ketegangan yang menarik di layar lebar. Gibran Marten sebagai putra Roy Marten menunjukkan bahwa dirinya mampu berdiri di tengah industri yang kompetitif ini, membawa serta kisah-kisah yang dekat dengan kehidupannya.

Berita Terkait

Back to top button