Pinkan Mambo Ungkap Alasan Gak Kirim Donat Tasyi Athasyia di Live TikTok Sambil Nangis

Pinkan Mambo menjadi sorotan netizen setelah terjadinya insiden dengan konten kreator Tasyi Athasyia. Tasyi mengungkapkan bahwa ia telah memesan donat dari Pinkan pada 15 Juli 2025, namun pesanan tersebut dibatalkan secara sepihak pada 22 Juli. Tasyi yang telah membayar Rp350 ribu untuk satu box donat varian mix dan satu panada itu merasa kecewa karena tak bisa mendapatkan donat yang telah dipesannya.

Dalam video yang diunggah di YouTube-nya, Tasyi menjelaskan situasi yang dialaminya saat mengikuti pesanan donat. Ia sudah menyiapkan kurir untuk mengambil donat dari Pinkan, namun sayangnya, Pinkan mengabarkan bahwa ponselnya mengalami kerusakan dan tidak dapat dikirimkan pada saat itu. “Saat itu sudah jam 7 malam. Aku sudah pesan Lalamove untuk ambil donatnya. Nggak dibukain pintu, direject,” ungkap Tasyi.

Pinkan, dalam sebuah sesi live di TikTok, menyampaikan penjelasan tentang situasi tersebut. Dia mengaku bahwa masalah ponselnya memang menjadi penyebab utama dirinya tidak dapat memberikan kabar kepada Tasyi. “HP aku yang iPhone 11 itu masih ngutang, enggak nampung otaknya,” jelasnya dengan nada sedih. Ia mengungkapkan keinginan untuk mengganti ponselnya dengan yang lebih baru, seperti iPhone 13 atau iPhone 15 Pro Max, mengingat semakin banyaknya permintaan donat yang diterimanya dalam sehari.

Pinkan mengaku bahwa setelah postingan mengenai donatnya mulai viral, pesan yang masuk mencapai lebih dari 1.500, yang membuat ponselnya menjadi sangat overcapacity. “Doain minggu ini ada uangnya. Garagara hpnya yang iPhone 11 nggak mampu otaknya,” tambahnya. Dalam sesi live tersebut, Pinkan terlihat emosional dan mengaku bahwa rasa harunya bukan hanya karena kerusakan ponsel, tetapi juga akibat respons positif dari masyarakat.

“Kalau penjualanku banyak, berarti ada banyak orang yang menghargai apa yang aku buat,” ujarnya sambil mengusap air matanya. Tasyi yang mengikuti momen ini pun berharap agar tanpa adanya masalah tersebut, Pinkan tetap bisa berkarya dan memberikan yang terbaik kepada pelanggan.

Perekaman live TikTok Pinkan menjadi viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen yang mendukung Pinkan meskipun situasi ini telah menyebabkan multi-tanggapan dalam dunia maya. Sebuah diskusi tentang etika bisnis dan manajemen komunikasi di kalangan influencer pun mulai menggema, merujuk pada kasus ini sebagai contoh dalam pengelolaan ekspektasi pelanggan.

Di sisi lain, Tasyi juga menunjukkan sikap yang dewasa dalam menanggapi segala hal yang telah terjadi. Meskipun kecewa dengan pembatalan yang terjadi, ia tetap berusaha untuk tidak membawa masalah ini ke ranah yang lebih jauh. “Aku ingin memastikan donat saya benar bisa dikirim, tetapi karena tidak ada komunikasi, ini menjadi kendala,” ujarnya.

Fenomena ini memberi pelajaran berharga bagi para pelaku usaha kecil, bahwa komunikasi yang baik adalah kunci untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Tasyi dan Pinkan keduanya memiliki pengikut yang banyak di media sosial, dan cara mereka menangani situasi ini akan menjadi sorotan bagi followers mereka.

Kedepannya, diharapkan agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan baik dan menjaga hubungan yang saling menguntungkan. Dengan ketulusan dan keinginan untuk berbenah dari Pinkan, semoga insiden ini dapat menjadi motivasi bagi semua pihak untuk memperbaiki sistem pelayanan mereka di masa yang akan datang.

Berita Terkait

Back to top button