Konser perdana Oasis di Wembley Stadium, London, pada 25 Juli 2025, menjadi momen yang tak terlupakan dengan penghormatan kepada mendiang rockstar, Ozzy Osbourne. Sekitar 81.000 penonton menyaksikan aksi penuh semangat itu, di mana band legendaris asal Inggris ini mengadakan pertunjukan dalam rangka tur reuni bertajuk Live ’25. Momen paling mengharukan terjadi saat mereka memutar potret besar Ozzy Osbourne di layar raksasa, membawakan lagu ikonik “Live Forever”.
Setelah lagu tersebut, vokalis Oasis, Liam Gallagher, mengungkapkan, “Lagu berikutnya kami persembahkan untuk Ozzy Osbourne, seorang Rock ‘N’ Roll Star sejati,” seperti yang dilaporkan oleh NME. Hal ini menunjukkan rasa hormat yang mendalam terhadap sang ikon yang telah meninggal dunia tiga hari sebelum konser, pada usia 76 tahun.
Ozzy Osbourne dikenal sebagai vokalis utama Black Sabbath dan merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia musik heavy metal. Kabar duka yang datang pada 22 Juli 2025, setelah Ozzy tampil dalam konser Back To The Beginning di Birmingham pada 5 Juli, mengejutkan banyak penggemar. Dalam momen tersebut, Ozzy juga reuni dengan anggota Black Sabbath lainnya seperti Tony Iommi dan Geezer Butler, yang menyatakan rasa syukur atas penampilan mereka bersama di tempat pertama kali semuanya dimulai.
Dalam konser tersebut, penampilan lagu “Rock ‘N’ Roll Star” dari Oasis yang dirilis pada tahun 1994 disambut dengan riuh oleh penonton. Momen ini menjadi tanda penghormatan yang kuat, mengingat Ozzy Osbourne merupakan salah satu pionir dalam genre rock. Penghormatan Oasis ini menambah daftar panjang tribusi yang diberikan oleh para musisi kepada Ozzy setelah kepergiannya.
Bukan hanya Oasis yang berduka kehilangan Ozzy. Banyak musisi ternama seperti Metallica, Elton John, dan Coldplay juga memberikan ucapan belasungkawa. Mereka mengenang pengaruh besar Ozzy dalam dunia musik dan dampaknya yang tak tergantikan. Musisi lain seperti Yungblud dan Tom Morello juga turut menyampaikan penghormatan mereka di media sosial.
Penghormatan di Wembley menunjukkan kekuatan ikatan antar musisi dan pengaruh yang tetap mengalir dari sosok seperti Ozzy Osbourne. Di tengah kesedihan, penampilan ini juga menjadi pengingat bahwa musik adalah jembatan yang menghubungkan berbagai generasi dan genre.
Momen ini adalah bagian dari upaya komunitas musik untuk merayakan warisan Almarhum Ozzy. Kehadirannya yang karismatik dan kontribusinya dalam dunia rock akan selalu dikenang oleh penggemar dan rekan-rekannya. Konser Oasis menjadi salah satu bentuk pengakuan bahwa warisan musiknya akan terus hidup melalui karya-karyanya dan inspirasi yang diteruskan kepada para musisi muda.
Bagi para penggemar setia, konser ini adalah pembuktian bahwa meski Ozzy telah tiada, semangat dan musiknya akan terus hidup di hati para penggemar. Penghormatan ini tidak hanya sekadar kenang-kenangan, tetapi merupakan pengingat akan kekuatan musik sebagai penghubung antara berbagai kalangan dan generasi. Momen di Wembley telah mengukir sejarah baru dalam perjalanan musik rock yang tetap melanjutkan pengaruh besar Ozzy Osbourne.







