The Lantis, grup musik yang telah menorehkan prestasi dengan dua album studio mereka, kembali menghadirkan karya terbaru berjudul Teruntuk Dirimu. Single ini dirilis sebagai ungkapan perpisahan yang kuat terhadap mantan pasangan berjiwa toxic dan manipulatif, sebuah tema yang diangkat dengan sikap tegas namun penuh makna.
Konsep dan Latar Belakang Single Teruntuk Dirimu
Menurut Giri, vokalis sekaligus bassist The Lantis, lagu ini merupakan "surat terbuka" untuk mantan tersebut. "Bukan untuk balikan, tapi untuk bilang: sudah cukup, terima kasih, bye," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Senin, 18 Agustus 2025. Tema ini cukup dekat dengan banyak pendengar yang pernah mengalami hubungan beracun yang membingungkan dan melelahkan secara emosional.
Single Teruntuk Dirimu tidak muncul begitu saja. Sebelumnya, The Lantis memamerkan dua lagu baru kepada para penggemar melalui rangkaian showcase di tiga kota yang digelar dengan tajuk The Lantis hosted by Undbodevan. Dalam kesempatan itu, penggemar yang tergabung dalam komunitas Keluarga Lantis diberi hak untuk memberikan pendapat dan memilih lagu mana yang lebih berkesan.
Peran Aktif Penggemar dalam Proses Kreatif
Keterlibatan penggemar di dalam proses kreatif bukan hal biasa bagi banyak band, namun The Lantis menempatkan Keluarga Lantis sebagai bagian penting. Pada Juli 2025, mereka mengadakan pertunjukan intim di Salihara, Jakarta, menampilkan dua lagu tersebut secara utuh. Sekitar 20 penggemar yang hadir turut memberikan suara dalam menentukan lagu final yang akan dirilis.
Hasilnya, Teruntuk Dirimu menjadi pilihan utama. Giri, bersama Ravi (gitaris dan vokalis) serta Ojan (gitaris), menyatakan apresiasinya terhadap dukungan dan partisipasi penggemar selama perjalanan musik mereka yang masih terbilang baru. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Keluarga Lantis yang selalu menemani perjalanan kami,” kata mereka.
Peluncuran Spesial dan Makna Simbolis
Merayakan perilisan single ini, The Lantis menggelar sesi penampilan akustik eksklusif di Bagi Kopi, Kemang Utara, Jakarta. Pada kesempatan itu, fans diajak melakukan ritual simbolis untuk melangkah maju, yakni dengan membuang barang-barang pemberian dari mantan. Ini menjadi bagian dari sebuah persembahan simbol yang memperkuat pesan lagu agar pendengar dapat meninggalkan masa lalu yang menyakitkan.
Dalam proses kreatif, The Lantis kembali berkolaborasi dengan Rendy Pandugo dan Giant Prayash untuk penulisan lagu, sementara Vega Antares mengisi peran sebagai pengarah vokal. Visualizer lagu yang dirilis bersamaan di kanal YouTube The Lantis menampilkan potongan momen intim dalam hubungan, seperti langkah kaki bersama, percakapan dalam dapur, hingga gerakan kecil berjanji dengan kelingking. Menariknya, visualizer ini menonjolkan narasi tanpa ekspresi wajah, tetapi mengandalkan detail-detail kecil yang berbicara banyak mengenai cerita di balik lagu.
Harapan dan Makna Bagi Pendengar
Ravi menegaskan bahwa lagu ini diharapkan bisa menjadi teman bagi pendengar, terutama mereka yang sedang mengalami situasi serupa dengan tema toxic dalam hubungan. "Kami berharap Teruntuk Dirimu dapat menjadi simbol perayaan perasaan tersebut dan sebuah pengingat bahwa tidak semua hubungan memang ditakdirkan untuk bertahan, serta tidak semua luka harus menyimpan kenangan manis," tutur Ravi.
Posisi The Lantis di Industri Musik Indonesia
Berbekal dua album studio, Pilot (2021) dan Pancarona (2024), The Lantis kian meneguhkan posisi mereka di dunia musik Indonesia. Dengan terus membangun koneksi yang lebih dekat bersama penggemar, mereka menunjukkan bahwa karya musik dapat tumbuh bersama pendengar, mencerminkan dinamika kehidupan dan emosi yang nyata.
Saat ini, single terbaru Teruntuk Dirimu sudah tersedia di seluruh platform digital streaming di Indonesia. Para pendengar dan penggemar dapat langsung menikmati dan merasakan pesan yang coba disampaikan grup musik ini lewat lagu mereka yang penuh makna.




