Film horor Weapons yang disutradarai dan ditulis oleh Zach Cregger menarik perhatian publik, khususnya karena pose lari aneh yang dilakukan para karakternya. Dalam film ini, 17 anak secara misterius bangun pada pukul 02.17 dini hari dan menghilang dengan gerakan lari yang unik, yaitu tangan terentang ke belakang. Pose tersebut menjadi perhatian besar karena tidak lazim dan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan penonton.
Makna Pose Lari Aneh dalam Film Weapons
Pose lari aneh yang dipertontonkan dalam Weapons sengaja dipertahankan tanpa penjelasan resmi. Sang sutradara memberikan ruang pada imajinasi penonton untuk menafsirkan sendiri makna gerakan tersebut. Dalam wawancara dengan podcast The Big Pic, Zach Cregger mengungkapkan bahwa ia memang memilih untuk tidak mengungkap arti di balik pose tersebut secara eksplisit. Tujuannya adalah untuk membangun misteri dan memberi kesan bahwa ada sesuatu yang lebih dari dunia nyata yang sedang bekerja.
Cregger menjelaskan bahwa jika karakternya berlari dengan cara biasa, hal itu akan terkesan aneh namun tidak memancing rasa penasaran lebih dalam. Namun dengan pose tidak lazim tersebut, penonton terdorong memikirkan kemungkinan adanya dimensi lain yang terlibat dalam cerita. “Tidak ada makna di sana, tetapi bagi saya itu mengundang lebih banyak spekulasi… Jadi, itu terasa provokatif,” ujar Cregger dikutip dari Screen Rant pada 20 Agustus 2025.
Efek dari pose lari ini pun cukup signifikan dalam alur cerita. Karakter Arthur bahkan menggunakan gaya berlari tersebut sebagai petunjuk untuk mengaitkan serangan yang dialami Marcus dengan fenomena hilangnya anak-anak secara misterius.
Inspirasi di Balik Pose Lari Unik
Meski tidak mengungkapkan makna pasti, Zach Cregger memberikan sebuah petunjuk mengenai asal-usul ide pose tersebut. Menurutnya, pose itu sudah ada dalam pikirannya sejak awal penulisan naskah. Ia menduga postur tersebut memiliki kaitan dengan gambar ikonik dari foto "Napalm Girl" yang diambil saat Perang Vietnam.
Foto tersebut memperlihatkan seorang gadis yang mengalami luka bakar napalm dengan tangan terentang ke belakang, sebuah visual yang sangat menyentuh dan mengganggu. Cregger menyebutkan, “Saya pikir foto itu sangat menyedihkan, dan cara dia merentangkan tangannya benar-benar menyayat hati. Saya rasa ada sesuatu yang sangat mengganggu tentang postur itu.” Ia mengindikasikan bahwa momen tersebut menjadi inspirasi bawah sadar bagi penciptaan pose lari dalam film, meskipun tidak menjadi makna resmi cerita.
Daya Tarik Film dan Penayangan di Indonesia
Weapons sudah mulai tayang di bioskop Indonesia sejak 6 Agustus 2025. Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama seperti Josh Brolin, Julia Garner, Alden Ehrenreich, serta Benedict Wong. Keunikan film ini tidak hanya terletak pada cerita dan adegan horornya, tetapi juga pada detil visual dan simbolis seperti pose lari aneh yang membekas di benak penonton.
Pose tersebut telah menjadi salah satu aspek paling ikonik dan memicu diskusi banyak kalangan. Gaya berlari yang menyerupai “lari Naruto” versi horor itu tidak hanya mendefinisikan ciri khas visual film, tetapi juga menjadi kunci dalam meneruskan misteri dan menciptakan ketegangan.
Dengan pilihan narasi yang terbuka dan penggunaan simbol visual yang kuat, Weapons memperlihatkan bagaimana elemen kecil seperti pose lari dapat memberi dimensi baru dalam membangun cerita horor. Penonton diajak untuk tidak hanya terlibat secara emosional, tetapi juga secara intelektual untuk menafsirkan berbagai teka-teki yang disajikan tanpa harus diberikan jawaban langsung.
Film ini sekaligus membuktikan tren baru dalam genre horor yang lebih mengandalkan sugesti dan simbol daripada penjelasan eksplisit, sehingga memperpanjang pengalaman menonton dengan berbagai teori dan diskusi yang berkembang setelah film usai.
