Fantagio Ambil Sikap Keras Hadapi Kasus Deepfake Kim Seon Ho, Tindakan Tegas Dilakukan

Agensi Fantagio mengambil sikap tegas menanggapi kasus penyalahgunaan teknologi deepfake yang memanipulasi citra aktor Kim Seon Ho. Langkah ini diambil setelah muncul berbagai konten video palsu yang menggunakan wajah dan identitas Kim Seon Ho secara ilegal untuk melakukan penipuan dan tindakan kriminal di media sosial.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari Allkpop pada Kamis, 21 Agustus 2025, Fantagio menegaskan bahwa penyebaran informasi palsu dan pemalsuan identitas menggunakan teknologi deepfake merupakan pelanggaran hukum yang serius. “‘Tindakan seperti meniru Kim Seon Ho dan menyebarkan informasi palsu menggunakan teknologi deepfake ini jelas merupakan pelanggaran hukum,’” ujar pihak agensi.

Pemantauan Ketat oleh Fantagio

Fantagio menyatakan bahwa mereka terus melakukan pemantauan intensif terhadap produksi dan distribusi video deepfake yang menyalahgunakan identitas Kim Seon Ho. Hal ini dilakukan guna mencegah kerugian lebih jauh terhadap reputasi sang aktor, yang dikenal lewat drama populer seperti "Start Up" dan "Hometown Cha-Cha-Cha".

Selain itu, agensi juga mengimbau kepada para penggemar agar tetap waspada dan berhati-hati agar tidak terjebak menjadi korban penipuan yang menggunakan video deepfake. Mengingat penyebaran konten palsu ini tidak hanya merugikan figur publik, tetapi juga masyarakat luas yang bisa menjadi sasaran kejahatan siber.

Teknologi Deepfake dan Potensi Penyalahgunaannya

Deepfake adalah teknologi yang memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memanipulasi gambar dan video secara realistis. Meskipun berpotensi digunakan untuk tujuan positif, seperti di bidang hiburan dan pendidikan, teknologi ini rentan disalahgunakan.

Kasus penyalahgunaan deepfake kerap melibatkan pembuatan konten eksplisit, penipuan, dan rekayasa berita palsu yang merugikan individu tertentu. Dalam kasus Kim Seon Ho, video yang beredar diduga dibuat untuk meniru identitas sang aktor dan menipu pengguna media sosial dengan modus meminta uang.

Langkah Hukum dan Perlindungan Hak Individu

Fantagio tidak hanya mengawasi peredaran konten deepfake, tetapi juga menyatakan kesiapan mengambil langkah hukum tegas terhadap para pelaku kejahatan digital tersebut. Hal ini sejalan dengan upaya yang juga dilakukan oleh agensi-agensi lain dalam industri hiburan Korea Selatan, yang kini semakin intensif menghadapi berbagai ancaman siber.

Langkah tegas seperti ini penting agar kejahatan berbasis teknologi seperti deepfake bisa diminimalkan dan memberikan efek jera bagi pelaku. Perlindungan terhadap hak individu, terutama bagi figur publik yang sering menjadi sasaran, merupakan prioritas agar mereka dapat berkarya tanpa gangguan.

Relevansi Kasus Bagi Industri Hiburan dan Publik

Kasus yang menimpa Kim Seon Ho memperlihatkan betapa pesatnya perkembangan teknologi sekaligus risiko yang menyertainya. Dunia hiburan khususnya harus terus memperkuat pengawasan dan edukasi terhadap penyebaran konten digital palsu agar dapat melindungi artis dan publik dari bahaya penipuan serta fitnah.

Bagi masyarakat luas, kasus ini menjadi pengingat pentingnya sikap kritis dan kehati-hatian memverifikasi informasi yang beredar di dunia maya. Pemanfaatan teknologi AI yang semakin maju harus disertai dengan etika penggunaan serta perlindungan hukum yang memadai.

Dengan kebijakan dan tindakan tegas dari agensi seperti Fantagio, diharapkan industri hiburan Korea Selatan dapat menjaga integritas para artis dan meminimalisir dampak negatif dari teknologi deepfake yang merugikan di masa mendatang.

Berita Terkait

Back to top button