Hasil tes DNA yang menyatakan bahwa Ridwan Kamil bukan ayah biologis anak yang dilahirkan oleh Lisa Mariana menjadi titik terang awal dalam kasus ini. Meski demikian, pihak Lisa Mariana belum menyerah dan tengah menyiapkan langkah hukum berikutnya untuk menanggapi hasil tersebut. Kuasa hukum Lisa, Johnboy Nababan, mengonfirmasi bahwa kliennya akan mengambil upaya lanjutan, termasuk melakukan tes DNA kedua atau second opinion untuk memastikan kebenaran secara menyeluruh.
Johnboy menyampaikan pada Jumat, 22 Agustus 2025, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, bahwa setelah pengumuman hasil tes DNA pertama berakhir, masih ada babak lanjut yang akan dijalankan. Ia menegaskan, “Tes DNA masih ada episode selanjutnya dan kita karena klien kami Lisa itu minta untuk second opinion, ya kita akan turutin itu.” Pernyataan ini menunjukkan adanya keraguan besar dari pihak Lisa terhadap keakuratan hasil yang pertama dan menggambarkan kesiapan mereka untuk memperjuangkan hak kliennya secara hukum.
Dari sisi emosional, Lisa Mariana juga mengalami kekecewaan mendalam atas pengumuman hasil DNA tersebut. Johnboy mengungkapkan bahwa kliennya belum menerima hasil tersebut dan masih merasa kecewa. Kondisi ini menjadi alasan utama mengapa langkah hukum kedua dianggap perlu untuk memverifikasi kembali dan mendapatkan kepastian yang lebih kuat.
Meski saat ini perhatian utama Lisa tengah tertuju pada dugaan kasus korupsi pengadaan iklan BJB yang sedang diusut oleh KPK, pihaknya tetap serius mengurus persoalan tes DNA ini. Johnboy memastikan, kasus ini tidak akan hilang dari perhatian publik dan akan terus menjadi sorotan hingga ada kejelasan final. Proses hukum yang sedang berjalan disiapkan dengan cermat agar kliennya mendapatkan perlakuan yang adil dan transparan.
Dalam kasus hukum yang melibatkan aspek biologis seperti tes DNA, second opinion merupakan prosedur yang sah dan umum dilakukan untuk memperkuat bukti. Permintaan test ulang ini juga menjadi cara untuk menghilangkan keraguan yang muncul dari hasil laboratorium awal. Langkah ini relevan dalam memberikan dampak signifikan terhadap berbagai proses hukum dan sosial yang sedang dihadapi oleh Lisa Mariana dan Ridwan Kamil.
Penting untuk dicatat, klaim dan upaya hukum yang dilakukan oleh Lisa Mariana diiringi dengan mempertimbangkan posisi hukum, psikologi, dan publikasi yang berkelanjutan. Langkah hukum selanjutnya akan dipantau oleh banyak pihak yang berkepentingan, mengingat nama Ridwan Kamil yang juga merupakan figur publik dan tokoh penting di kancah pemerintahan.
Ke depan, publik dapat mengantisipasi perkembangan yang berlanjut dari kasus ini, di mana penguatan bukti melalui tes DNA kedua dan strategi hukum akan semakin diperjelas. Johnboy Nababan dan tim hukum Lisa Mariana akan berkoordinasi secara intensif untuk memastikan semua proses berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan memberikan hasil yang valid serta dapat dipercaya.
Pengungkapan keberadaan “episode selanjutnya” dari tes DNA ini menegaskan bahwa kasus ini masih jauh dari kata selesai dan masih membuka ruang bagi dinamika hukum dan emosional yang kompleks. Ini menunjukkan bahwa setiap hasil dalam kasus ini harus dipertimbangkan dengan seksama dan didukung oleh data serta analisis yang kredibel sebelum pengambilan keputusan final.
