Pratama Arhan dan Azizah Salsha Tak Harmonis Sejak Januari 2024, Ini Faktanya

Pratama Arhan dan Azizah Salsha mulai mengalami ketidakharmonisan dalam rumah tangga mereka sejak Januari 2024. Hal ini terungkap dari salinan putusan perceraian yang beredar di media sosial, yang menyebutkan bahwa sejak awal tahun tersebut, kedua pihak sudah sering bertengkar dan mengalami perselisihan yang berkelanjutan.

Dalam salinan putusan yang diunggah oleh akun TikTok @eksstorydumps pada Kamis (28/8/2025), dijelaskan bahwa hubungan keduanya kerap diwarnai ketidaksepahaman dan keributan. “Rumah tangga pemohon dan termohon mulai goyah, sering sekali terjadi perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus dan sukar untuk didamaikan hingga sekarang,” tertulis dalam dokumen tersebut. Kondisi ini menyebabkan komunikasi antara Pratama Arhan dan Azizah Salsha terputus dan tidak berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, putusan tersebut menjelaskan bahwa Azizah Salsha seringkali tidak mau mendengarkan pendapat atau perkataan Pratama Arhan. Ketidaksepakatan ini mengakibatkan pertengkaran yang berlanjut tanpa ada jalan keluar. “Termohon tidak pernah ingin mendengarkan pemohon. Termohon tidak menurut dan tidak searah yang mengakibatkan pertengkaran terus menerus,” bunyi keterangan dalam salinan tersebut.

Perbedaan visi dan misi dalam membangun rumah tangga juga menjadi pemicu ketegangan. Perselisihan yang sering muncul menimbulkan rasa tidak percaya dan masing-masing pihak menunjukkan sikap egois yang memperburuk konflik. “Perbedaan visi dan misi rumah tangga yang tidak bisa dikomunikasikan antara pemohon dengan termohon, sehingga menyebabkan pertengkaran terus menerus. Rasa tidak percaya antara pemohon dengan termohon, dan masih sama-sama egois sehingga memicu keributan,” tulis putusan itu.

Sikap emosi yang terus memuncak akibat pertengkaran yang tidak kunjung reda akhirnya memperparah hubungan kedua pasangan. Intensitas pertengkaran yang semakin sering dan tajam membuat keharmonisan rumah tangga mereka semakin jauh dari harapan. “Hubungan antara pemohon dan termohon lebih sering diisi dengan pertengkaran yang semakin menyebabkan hubungan rumah tangga menjadi tidak harmonis,” lanjut isi putusan tersebut.

Upaya dari keluarga kedua belah pihak juga tidak membuahkan hasil yang positif. Menurut dokumen tersebut, tidak ada langkah penyelesaian yang efektif dari keluarga Pratama Arhan maupun keluarga Azizah Salsha untuk mendamaikan permasalahan yang terjadi. Kondisi ini membuat Arhan menyatakan bahwa dirinya tidak sanggup lagi untuk melanjutkan pernikahan. “Meski rumah tangga tidak harmonis, akan tetapi tidak ada penyelesaian dari pihak keluarga Pemohon dengan termohon. Sehingga, pemohon merasa sudah tidak sanggup lagi melanjutkan rumah tangga dengan termohon,” jelas putusan tersebut.

Kasus perceraian antara Pratama Arhan dan Azizah Salsha menarik perhatian publik terutama mengingat status Arhan sebagai pesepak bola profesional yang selama ini dikenal memiliki karier yang menjanjikan. Berita ini juga mengundang spekulasi tentang faktor-faktor yang menjadi penyebab kandasnya rumah tangga keduanya. Sebelumnya, beberapa kontroversi seputar Azizah Salsha pernah menjadi sorotan dan dinilai oleh sebagian pihak sebagai pemicu keretakan rumah tangga tersebut.

Sementara itu, pihak media dan pengamat sosial menilai pentingnya komunikasi efektif serta keterbukaan dalam rumah tangga sebagai upaya preventif menghadapi konflik yang berpotensi berujung pada perceraian. Kasus ini menjadi pengingat bahwa ketidakharmonisan dalam hubungan pasangan bisa berawal dari masalah komunikasi dan perbedaan tujuan yang tidak terselesaikan sejak dini.

Hingga berita ini diturunkan, kedua pihak belum memberikan pernyataan resmi terkait situasi rumah tangga mereka. Media memantau perkembangan berikutnya terkait proses perceraian serta langkah yang akan diambil oleh Pratama Arhan dan Azizah Salsha ke depan. Informasi lebih lanjut diharapkan dapat menjawab tanda tanya publik mengenai penyebab serta dampak dari perceraian mereka, terutama bagi karier dan kondisi psikologis kedua individu tersebut.

Exit mobile version