Selebgram Lisa Mariana menyatakan kesiapannya untuk melakukan tes DNA ulang di luar negeri guna memastikan status ayah biologis putrinya, CA. Ia bahkan berjanji akan mengelilingi Patung Merlion, ikon kota Singapura, sebanyak 2.000 kali apabila hasil tes menunjukkan bahwa anaknya bukan darah daging mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK).
Pernyataan ini disampaikan Lisa Mariana dalam sebuah siniar bersama Onadio pada Jumat (29/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan, "Gue akan ajukan tes DNA ulang lah," sebagai bentuk keseriusan mencari kejelasan yang selama ini menjadi kontroversi publik.
Ketika Onadio bertanya mengenai langkah yang akan diambil apabila hasil tes DNA ulang tersebut sama dengan hasil sebelumnya, Lisa menjawab tegas, "Gue puterin tuh 2.000 kali patung Merlion." Hal ini menunjukkan tingkat keyakinannya pada hasil tes baru yang akan dia lakukan.
Alasan Tes DNA Ulang
Lisa mengaku tidak percaya dengan hasil tes DNA yang sebelumnya dilakukan oleh Mabes Polri. Ia merasa perlu mendapatkan kepastian hasil dari pihak yang independen dan dianggap lebih kredibel dengan melakukan tes di luar negeri. Namun, di sisi lain, ia juga menunjukkan sikap pasrah jika Ridwan Kamil tetap menolak mengakui anaknya meskipun hasil tes ulang membuktikan bahwa ia adalah ayah biologis dari putrinya.
Dalam siniar itu pula, Lisa mengungkapkan beban mental yang dirasakannya selama proses ini berlangsung. Ia menyebut bahwa bukan hanya dirinya saja yang menjadi sasaran tekanan, tetapi keluarganya juga terdampak. Bahkan, ia mengungkapkan kondisi ibunya yang mengalami stroke sebelah kiri setelah mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari ajudan Ridwan Kamil.
Konteks Kasus dan Respons Ridwan Kamil
Kasus ini bermula dari klaim Lisa Mariana yang menyatakan bahwa Ridwan Kamil adalah ayah biologis putrinya. Setelah serangkaian tes DNA yang dilakukan Mabes Polri, hasil yang diumumkan menegaskan bahwa putri Lisa bukan anak biologis Ridwan Kamil. Namun, hasil tersebut tidak serta merta membuat Lisa yakin dan ia berusaha mengajukan tes ulang.
Sebelumnya, Ridwan Kamil kembali menjalani pemeriksaan di kantor Bareskrim Polri, Jakarta pada Kamis (28/8/2025). Pemeriksaan tersebut terkait laporan dugaan fitnah yang dibuat oleh Lisa Mariana. Dalam proses hukum saat ini, pihak kepolisian terus mengusut klaim ini termasuk dalam cakupan laporan balik yang ada.
Dampak Psikologis dan Sosial
Situasi yang dialami Lisa Mariana ini menunjukkan bagaimana kompleksnya persoalan hukum dan persoalan pribadi yang terpapar ke ranah publik. Tekanan mental yang dialami Lisa dan keluarganya membuktikan bahwa konflik seperti ini tidak hanya berdampak secara hukum, tapi juga berimbas pada kondisi psikologis dan kesehatan keluarga terkait.
Lisa menyampaikan perasaannya secara terbuka bahwa saat ini dia sudah sampai pada fase jika memang Ridwan Kamil tidak mau mengakui anaknya maka dia siap menerima hal itu. Namun, keinginannya mendapatkan kejelasan tetap kuat dengan menawarkan tes DNA ulang di luar negeri sebagai alternatif untuk mendapat kepastian.
Fakta-Fakta Utama Mengenai Tes DNA Ulang Lisa Mariana
- Lisa akan melakukan tes DNA ulang di luar negeri, bertolak dari ketidakpercayaan terhadap hasil Mabes Polri.
- Ia berjanji mengitari Patung Merlion di Singapura sebanyak 2.000 kali jika hasil tes ulang menunjukkan putrinya bukan anak biologis RK.
- Hasil tes DNA Mabes Polri sebelumnya menyatakan putrinya bukan anak biologis Ridwan Kamil.
- Ridwan Kamil menjalani pemeriksaan terkait dugaan fitnah dari Lisa Mariana.
- Tekanan mental yang dialami Lisa juga berdampak pada keluarganya, termasuk kondisi kesehatan ibunya.
Perkembangan kasus ini masih akan terus menjadi perhatian publik mengingat figur yang terlibat merupakan tokoh penting di Indonesia. Tes DNA ulang yang rencana akan dilakukan Lisa Mariana di luar negeri menjadi babak berikutnya dalam rangka menemukan kebenaran yang objektif dan resmi.
Dengan segala dinamika yang menyertainya, kasus ini bukan hanya menyita perhatian masyarakat, tetapi juga menegaskan pentingnya transparansi dan keadilan dalam penyelesaian sengketa keluarga dan pengakuan ayah biologis. Lisa Mariana berkomitmen untuk menuntaskan masalah ini secara terbuka dan menggunakan bukti ilmiah sebagai dasar kebenaran.





