Dwayne Johnson tak mampu menahan air mata saat film terbarunya, The Smashing Machine, menerima standing ovation selama 15 menit di pemutaran perdana Venice International Film Festival, Senin (1/9). Sebagai pemeran utama yang memerankan legenda mixed martial arts (MMA) Mark Kerr, Johnson terlihat sangat terharu oleh sambutan hangat dari penonton.
The Smashing Machine, yang diproduksi oleh A24, merupakan biopik yang menggambarkan perjalanan karier Mark Kerr, petarung MMA legendaris sekaligus UFC fighter, serta kisah hubungannya dengan mantan istri, Dawn, diperankan oleh Emily Blunt. Kehadiran film ini juga menjadi reuni bagi Johnson dan Blunt setelah sukses bersama dalam Jungle Cruise (2021).
Suasana emosional tidak hanya dirasakan oleh Johnson, tetapi juga oleh sejumlah pihak yang terlibat dalam produksi. Sutradara sekaligus penulis naskah Benny Safdie, yang meluncurkan debut penyutradaraan solo setelah sebelumnya terkenal bekerja bersama saudara kembarnya, Josh Safdie, terlihat menutupi wajah sambil menyeka air mata. Momen ini menandai pencapaian penting dalam kariernya.
Menurut Ramin Setoodeh, Co-Editor-in-Chief Variety, sambutan luar biasa tersebut merupakan “momen paling emosional di Lido sejak Brendan Fraser memulai kampanye Oscar lewat The Whale.” Penilaiannya menggambarkan tingkat penghargaan tinggi yang berhasil diraih oleh The Smashing Machine di salah satu festival film bergengsi dunia.
Selain Johnson dan Blunt, sejumlah selebritas turut hadir dalam pemutaran perdana tersebut. Di antaranya adalah Seth Rogen yang memberikan pujian tinggi terhadap kualitas film, serta pasangan Halsey dan Avan Jogia yang menambah kemeriahan karpet merah Venice.
Film ini secara mendalam mengangkat kisah Mark Kerr dari sisi profesional dalam olahraga MMA yang keras serta pergumulan pribadinya, membuatnya menjadi tontonan yang mendalam dan penuh emosi. Perjalanan karakter Johnson sebagai Kerr berhasil menggugah penonton, terlihat dari reaksi tepuk tangan dan apresiasi yang berlangsung panjang setelah penayangan.
The Smashing Machine dijadwalkan akan tayang secara luas di bioskop mulai 3 Oktober mendatang, dan antusiasme dari Venice Film Festival memberikan indikasi positif terhadap penerimaan publik dan kritikus kelak. Hal ini membuka harapan besar bagi Johnson, Safdie, dan seluruh tim produksi untuk sukses di panggung internasional.
Berbagai elemen, mulai dari akting yang kuat, naskah yang mendalam, hingga penyutradaraan yang orisinal menjadi alasan utama di balik kesuksesan film ini di Venice. Penonton mendapatkan pengalaman menyentuh yang tidak hanya soal olahraga, tetapi juga aspek kemanusiaan dan perjalanan pribadi seorang pejuang di dalam dan luar gelanggang.
Dwayne Johnson sendiri yang dikenal sebagai aktor dan pegulat profesional, menunjukkan sisi baru sebagai pemeran aktor biopik dengan tema yang sangat personal. Ekspresi emosionalnya saat menerima standing ovation menjadi bukti kuat kedalaman peran yang berhasil ia hadirkan dalam film ini.
Keberhasilan The Smashing Machine di Venice International Film Festival melengkapi daftar prestasi yang diraih oleh Dwayne Johnson dalam dunia perfilman, sekaligus menghadirkan cerita inspiratif tentang perjalanan seorang atlet MMA legendaris yang jarang diekspos secara luas sebelumnya. Penonton dan pengamat industri kini menanti resonansi yang lebih besar ketika film ini resmi mengudara di layar lebar dalam waktu dekat.
