Aktor Hollywood Channing Tatum menjalani perubahan fisik yang drastis dengan menurunkan berat badannya hingga sekitar 30 kilogram demi memerankan karakter dalam film terbarunya, Roofman. Transformasi ini menarik perhatian karena perubahan berat badan Tatum yang signifikan selama proses syuting, yang bahkan sempat memunculkan kekhawatiran dari kru film.
Roofman sendiri merupakan film yang diadaptasi dari kisah nyata Jeffrey Manchester, seorang buronan penjara yang berhasil kabur dan bersembunyi di dalam tembok sebuah toko mainan Toys ‘R’ Us. Untuk menghidupkan peran tersebut dengan akurat, Tatum harus menyesuaikan postur tubuhnya yang sebelumnya cukup berotot dan besar. Aktor berusia 45 tahun itu awalnya memiliki berat badan sekitar 108 kilogram (240 pon) saat menyelesaikan proyek film lain, Josephine. Namun, demi perannya di Roofman, Tatum menargetkan penurunan berat badan menjadi sekitar 84 kilogram (185 pon).
Menurut pengakuan Tatum kepada media Variety, berat badannya justru terus menurun selama proses syuting hingga mencapai 78 kilogram (172 pon). Penurunan berat badan yang tidak terduga ini membuat asisten sutradara film, Mary Ellis, merasa cemas dan pernah berujar agar Tatum segera diberi asupan makanan berprotein tinggi. “Dia bilang, ‘sudah cukup, tolong kasih dia steak sekarang juga,’” ujar Tatum sambil mengenang momen tersebut dengan nada bercanda.
Sutradara Roofman, Derek Cianfrance, menambahkan bahwa perubahan fisik Tatum memang sangat relevan dengan kebutuhan karakter yang harus mampu menyelinap dan bersembunyi di ruang-ruang sempit di balik dinding bangunan. “Sulit melakukan itu kalau tubuhnya besar. Jadi saya biarkan Channing melakukan yang menurutnya tepat,” jelasnya.
Pendalaman karakter juga menjadi faktor utama bagi Tatum dalam melakukan transformasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa peran Jeffrey Manchester penuh dengan kesepian dan perasaan kosong yang mendalam. “Saat bercermin, saya tampak begitu kosong. Rasanya menyedihkan, tapi memang itu yang dibutuhkan untuk peran ini,” tutur aktor ini dengan jujur.
Namun, meskipun penghargaan untuk dedikasi Tatum dalam profesinya patut diacungi jempol, sang aktor menegaskan bahwa pengalaman menurunkan dan menaikkan berat badan secara drastis tidak akan diulangi lagi. Dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya pada bulan Maret lalu, Tatum menyatakan, “Saya tidak akan lagi naik-turun berat badan seperti ini. Terlalu berat bagi tubuh dan sulit dipulihkan.”
Peristiwa ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana seorang aktor harus berkomitmen secara fisik dan mental untuk menghadirkan karakter yang otentik di layar lebar. Penurunan berat badan Tatum yang mencapai sekitar 30 kilogram bukan hanya sekadar perubahan kosmetik, tetapi merupakan bagian dari usaha mendalam untuk menghidupkan tokoh Jeffrey Manchester sesuai cerita nyata yang menginspirasi film Roofman.
Untuk para penggemar dan pengamat film, perjuangan Channing Tatum menegaskan betapa pentingnya keseriusan dalam seni peran, sekaligus memberikan gambaran tentang tantangan kesehatan yang mungkin dihadapi para aktor dalam proses transformasi fisik semacam ini.
Berikut rangkuman penurunan berat badan Channing Tatum untuk peran Roofman:
- Berat badan awal: sekitar 108 kg (240 pon) saat Josephine
- Target awal untuk Roofman: 84 kg (185 pon)
- Berat badan saat syuting: turun sampai 78 kg (172 pon)
Kisah di balik layar ini semakin memperkaya pemahaman penonton tentang upaya di balik pembuatan film yang diangkat dari kisah nyata, khususnya betapa transformasi fisik dan mental seorang aktor sangat dipertimbangkan demi menghasilkan peran yang maksimal.
