Mahalini Galang Donasi untuk Korban Banjir Bali, Bantuan Segera Tersalurkan

Penyanyi Mahalini menggagas penggalangan dana untuk membantu korban banjir bandang di Bali yang baru-baru ini melanda Pulau Dewata. Melalui platform kitabisa.com, ia menggandeng suaminya, Rizky Febian, dalam kampanye bertajuk “Pulih Bersama Kita” guna meringankan beban warga yang terdampak bencana alam tersebut.

Dalam unggahan Instagram Story yang dipublikasikan pada Sabtu, 13 September 2025, Mahalini mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas kondisi Bali saat ini. Meskipun sudah tidak lagi tinggal di Bali, ia menyatakan masih memiliki ikatan emosional yang kuat dengan kampung halamannya. Banjir besar itu tidak hanya merusak fasilitas dan infrastruktur, tetapi juga menyebabkan sejumlah korban jiwa, sehingga mengundang empati dan keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk figur publik seperti Mahalini.

“Halo teman-teman semua, Aku Mahalini, izinkan aku di sini sedikit berbicara. Sekarang melihat Bali rasanya sedih sekali, pertama kali melihat banjir separah ini menimpa Bali yang mengakibatkan banyak kerusakan dan ada korban jiwa,” tulisnya dalam unggahan tersebut. Ia menambahkan, “Aku yang sekarang jauh dari Bali dan tidak tinggal di sana lagi tetap ikut merasa sedih melihat keadaan Bali. Bagaimanapun itu tempat kelahiranku, sampai kapanpun itu rumahku, serta rumah saudara saudari se-Tanah Air kita di Bali.”

Melalui narasi yang dibagikan, Mahalini mengajak masyarakat luas untuk turut berkontribusi dalam proses pemulihan tersebut. Ia membuka akses donasi bagi siapa saja yang ingin menyumbang melalui tautan yang disediakan dalam Instagram Story-nya. Kampanye ini menargetkan bantuan yang bisa disalurkan langsung ke korban banjir guna memenuhi kebutuhan mendesak yang diperlukan di lapangan.

Perkembangan penggalangan dana terlihat sangat positif. Hingga saat ini, total donasi yang terkumpul telah mencapai Rp60 juta, melampaui target awal sebesar Rp30 juta. Dana ini akan digunakan untuk membantu proses pemulihan di Bali, terutama dalam hal penyediaan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak. Penggalangan dana masih akan dibuka selama tiga hari ke depan, memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi.

Sebagai sosok publik yang juga cerminan dari warga Bali, tindakan Mahalini mendapat apresiasi luas. Sumbangsihnya tak hanya sebagai bentuk solidaritas tetapi juga menginspirasi masyarakat agar lebih peduli terhadap bencana alam yang melanda wilayah mereka sendiri ataupun daerah lain di Indonesia.

“Teman-teman izinkan aku memberi tau bahwa aku membuka donasi untuk saudara saudari kita yang terkena dampak banjir tersebut, teman-teman yang ingin memberikan sedikit rejekinya, bisa di slide story ini,” ujarnya. Di akhir pesannya, Mahalini juga menyampaikan ucapan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan masyarakat terhadap inisiatifnya.

“Terima kasih banyak teman-teman sudah meluangkan waktunya untuk membaca ini, semoga kita selalu diberi kesehatan dan perlindungan agar kita selalu bisa membantu sesama,” pungkas wanita berusia 25 tahun ini.

Banjir bandang yang menimpa Bali bukan hanya menggambarkan keganasan alam, namun juga menegaskan pentingnya solidaritas dan kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam proses pemulihan. Dukungan dari berbagai pihak seperti yang dilakukan Mahalini diharapkan menjadi salah satu kekuatan utama yang mampu membantu Bali bangkit kembali setelah bencana. Kampanye “Pulih Bersama Kita” menjadi salah satu contoh konkret aksi kemanusiaan melalui platform digital yang efektif menjangkau banyak donatur.

Masyarakat yang ingin ikut berkontribusi dapat mengakses penggalangan dana tersebut pada kitabisa.com dengan judul “Pulih Bersama Kita”. Bantuan yang diberikan sangat berarti untuk mempercepat rehabilitasi korban banjir dan membangun kembali kondisi Bali menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Berita Terkait

Back to top button