Artis FTV Nadya Almira tengah menjadi sorotan publik setelah namanya viral di media sosial terkait dugaan kasus tabrak lari. Adik dari korban, Hanny, mengungkapkan bahwa kakaknya mengalami luka parah dan kini dalam kondisi cacat akibat kejadian tersebut. Lebih parahnya lagi, Nadya Almira diduga melarikan diri tanpa bertanggung jawab setelah menabrak korban.
Pengakuan Adik Korban
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Hanny membagikan foto kakaknya yang semasa muda sebelum mengalami kecelakaan. Foto tersebut berusia sekitar 13 tahun dan menjadi pembuka cerita pahit yang dialami keluarganya.
"Ini waktu umur kakak saya masih 19 tahun, sama-sama kan umurnya seperti kamu?" ujar Hanny dalam tulisannya. Ia menegaskan bahwa kakaknya merupakan tulang punggung keluarga. Namun, akibat tabrak lari yang diduga dilakukan oleh Nadya Almira, kondisi kakaknya kini tergerus menjadi cacat permanen.
Hanny juga menyampaikan beban yang kini harus ditanggungnya sebagai pengganti peran kakaknya. "Saya masih punya dua tanggungan adik saya dan sekarang akibat ulahmu kondisi kakak saya menjadi cacat," ungkapnya dengan nada kecewa.
Kondisi Korban dan Dampak Psikologis
Lebih lanjut, Hanny mengisahkan bagaimana kakaknya hanya bisa terdiam di rumah akibat rasa sakit yang terus menghantuinya. Menurut Hanny, kekalahan emosional itu sampai membuat kakaknya menyerah dan melampiaskannya kepada ibunya.
"Ibu mana yang tidak hancur mendengar anaknya mengatakan seperti itu," tambah Hanny mengakhiri pengakuannya. Ia juga menyatakan kebingungan dan keterkejutannya atas sikap tidak bertanggung jawab dari Nadya Almira yang memilih kabur dan tidak menyelesaikan masalah.
Tanggapan Nadya Almira
Hingga saat ini, artis FTV Nadya Almira belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut. Berdasarkan pantauan tim Beritasatu.com, akun Instagram Nadya Almira (@nadya_almira) kini telah mengosongkan seluruh unggahannya, yang menambah misteri terkait kasus ini.
Reaksi Netizen dan Viralnya Kasus
Kasus ini dengan cepat menjadi viral di media sosial karena melibatkan figur publik seperti Nadya Almira. Netizen ramai membicarakan kasus ini, banyak yang mengecam tindakan dugaan tabrak lari dan melarikan diri yang dianggap tidak manusiawi serta tidak bertanggung jawab secara moral dan hukum.
Dugaan tabrak lari merupakan pelanggaran serius dan berlaku sanksi pidana sesuai dengan Undang-Undang Lalu Lintas Indonesia. Kasus serupa sebelumnya juga pernah menjerat sejumlah public figure dan pejabat, yang kemudian ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.
Penanganan Kasus Tabrak Lari di Indonesia
Tabrak lari atau pelaku yang meninggalkan lokasi kecelakaan termasuk ke dalam pelanggaran yang mendapat perhatian serius dari kepolisian. Jika terbukti bersalah, pelaku dapat dikenakan pasal tindak pidana dengan ancaman hukuman yang bervariasi tergantung tingkat kerusakan dan cedera yang terjadi.
Pentingnya penyelesaian hukum yang adil menjadi harapan masyarakat agar korban mendapatkan keadilan sepenuhnya. Kasus ini sekaligus mengingatkan pentingnya kesadaran setiap individu untuk bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan di jalan raya.
Upaya Pemulihan Korban dan Dukungan Keluarga
Meskipun luka fisik dan psikologis korban masih sangat berat, dukungan keluarga menjadi penopang utama dalam proses pemulihan. Hanny menyampaikan bahwa dirinya kini mengambil alih tanggung jawab untuk merawat dan menggantikan posisi kakaknya terutama secara finansial.
Kisah ini membuka mata publik tentang risiko ketidakpedulian pengendara kendaraan bermotor dan pentingnya solidaritas sosial dalam menghadapi korban kecelakaan.
Informasi lebih lanjut masih ditunggu dari pihak terkait, baik keluarga Nadya Almira maupun aparat penegak hukum, untuk menuntaskan kasus ini dengan transparan dan profesional. Masyarakat diminta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga proses hukum berjalan jelas.
