Memilih jenis gitar yang tepat sering menjadi tantangan, terutama bagi pemula maupun musisi profesional yang ingin mengembangkan karier atau hobi mereka. Berbagai jenis gitar hadir dengan karakteristik yang berbeda, sesuai dengan kebutuhan genre musik dan kenyamanan penggunanya. Berikut pembahasan 10 jenis gitar terpopuler berdasarkan kriteria bentuk, suara, dan kegunaan, yang dapat menjadi acuan bagi pemula maupun pemain berpengalaman.
1. Gitar Akustik
Gitar akustik adalah jenis paling umum dan ramah untuk pemula. Dengan senar berbahan nilon atau baja, gitar ini menghasilkan suara alami tanpa perlu amplifier. Umumnya digunakan dalam genre folk, pop, dan country, gitar akustik memiliki bodi yang agak besar dengan suara jernih. Kelebihannya adalah kemudahan dibawa dan tidak memerlukan peralatan tambahan. Namun, kekurangannya suara kurang bertenaga ketika dimainkan di ruangan besar.
2. Gitar Elektrik
Gitar elektrik sangat dikenal dalam musik rock, jazz, dan metal. Berbeda dari akustik, gitar ini menghasilkan suara melalui amplifier dan bisa dimodifikasi dengan pedal efek, memberikan fleksibilitas suara yang jauh lebih besar. Ciri khasnya adalah bodi ramping dengan pickup listrik dan senar baja. Meski kelebihannya sudah jelas, pengguna harus menyiapkan peralatan tambahan seperti ampli yang menambah biaya dan dimensinya.
3. Gitar Klasik
Dirancang dengan leher lebar dan senar nilon, gitar klasik unggul dalam memainkan musik klasik, flamenco, dan bossa nova. Suaranya cenderung lembut dan hangat, sangat cocok untuk teknik fingerstyle. Kelebihan utama gitar klasik adalah kenyamanannya saat dimainkan, namun kurang cocok untuk genre keras seperti rock atau metal yang membutuhkan suara lebih tajam dan bertenaga.
4. Gitar Bass
Gitar bass memiliki senar yang lebih tebal dan suara nada rendah yang mendominasi ritme dalam sebuah grup musik. Umumnya memiliki 4 hingga 6 senar dengan bodi lebih besar. Fungsi utamanya adalah sebagai dasar ritme, sehingga kurang ideal jika digunakan untuk memainkan melodi utama. Namun, perannya sangat penting dalam menyusun harmoni dan groove lagu.
5. Gitar Akustik-Elektrik
Jenis gitar ini menggabungkan keunggulan gitar akustik dan elektrik dengan adanya pickup yang memungkinkan penguat suara tambahan saat tampil di panggung. Bodi gitar tetap berciri akustik dengan senar baja, sehingga pemain dapat berlatih tanpa perlu ampli, namun juga dapat memperkuat suara saat performance. Kekurangannya biasanya harga jual lebih tinggi dibanding gitar akustik biasa.
6. Gitar Resonator
Memiliki bodi berbahan logam dan menggunakan pelat logam khusus untuk memperkuat suara, gitar resonator sangat populer dalam musik blues dan country. Suara yang dihasilkan sangat nyaring dan unik, berbeda dari gitar biasa. Namun, gitar ini cenderung lebih berat dan kurang serbaguna dalam genre musik lain.
7. Gitar Archtop
Gitar archtop dikenali dari bodinya yang melengkung dan adanya lubang f-hole di bodi. Jenis ini sering dipilih untuk musik jazz dan blues karena suara hangat yang dihasilkan. Gitar archtop bisa berbentuk akustik maupun elektrik. Meski cocok untuk genre tertentu, gitar ini tidak terlalu ideal untuk musik modern populer.
8. Gitar 12 Senar
Gitar ini memiliki 6 pasang senar, sehingga total 12 senar yang berpasangan menghasilkan suara yang lebih kaya dan harmonis. Populer di kalangan musisi folk dan rock yang ingin menambah dimensi suara. Namun, gitar 12 senar cenderung sulit disetel dan dimainkan, terutama bagi pemula.
9. Gitar Travel
Didesain untuk para musisi yang sering bepergian, gitar travel memiliki bodi kecil dan ringan sehingga mudah dibawa ke mana saja. Meskipun portabilitasnya tinggi, suara yang dihasilkan cenderung standar dan kurang bertenaga jika dibandingkan gitar dengan ukuran biasa.
10. Gitar Baritone
Gitar baritone berbeda dari gitar standar dengan nada yang lebih rendah dan leher yang lebih panjang. Senar yang digunakan biasanya lebih tebal agar bisa menangkap nada rendah. Biasanya digunakan dalam musik folk atau eksperimen suara. Jenis ini kurang cocok untuk pemula dikarenakan teknik bermain dan penyesuaian yang lebih kompleks.
Tips Memilih Jenis Gitar untuk Pemula
Untuk memilih jenis gitar yang tepat, pemula disarankan menentukan dulu genre musik yang diminati. Misalnya, gitar akustik cocok untuk folk dan pop, gitar elektrik untuk rock, dan gitar klasik untuk fingerstyle. Selain itu, perhatikan anggaran karena gitar akustik dan klasik biasanya lebih terjangkau karena tidak perlu amplifier. Kenyamanan memegang gitar sangat penting, sehingga mencoba gitar secara langsung sebelum membeli dianjurkan. Terakhir, dengarkan kualitas suara gitar agar sesuai dengan selera dan kebutuhan.
Beragam jenis gitar ini memberikan pilihan bagi setiap orang sesuai tingkat pengalaman dan genre favorit. Dengan pemahaman mendalam tentang karakteristik dan fungsi tiap jenis, pemula maupun profesional bisa lebih mudah menentukan gitar yang mendukung perjalanan musik mereka secara optimal.
Source: mediaindonesia.com





