Taylor Swift kembali menarik perhatian publik dengan candaan uniknya saat wawancara di Radio 2 Breakfast Show bersama Scott Mills dari BBC Radio. Penyanyi pop dunia ini dengan santai menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan dirinya menjadi agen rahasia atau mata-mata, sebuah topik yang jarang dikaitkan langsung dengan sosoknya. Swift dengan gaya khas yang jenaka mengatakan, "Itu rahasia negara," sambil tertawa ketika diminta menjawab apakah dirinya pernah ditawari peran tersebut.
Dalam sesi wawancara tersebut, Taylor Swift juga diminta membayangkan kemampuan apa yang paling cocok jika ia benar-benar menjadi mata-mata. Ia menjawab dengan humor, "Mungkin masuk dan keluar gedung tanpa terlihat. Taruh aku di tong sampah dan dorong saja. Aku bisa muat di tas tangan." Lebih jauh, ia bercanda bahwa dirinya sudah terbiasa “menggali terowongan” di bawah gedung untuk menghindari perhatian publik. Candaan ini ternyata berakar dari pengalaman nyata selama tur dunianya, Eras Tour.
Pengalaman Menjadi “Mata-Mata” di Eras Tour
Selama Eras Tour yang fenomenal, Taylor Swift memang pernah melakukan aksi menyelinap yang cukup unik. Ia sempat memasuki panggung secara diam-diam dengan cara menggunakan kereta pembersih. Momen ini kemudian dikonfirmasi langsung oleh Swift melalui unggahan Instagram pada Desember tahun lalu. Foto yang diunggah memperlihatkan dirinya duduk di dalam troli yang dihias dengan gambar tiga kucing peliharaannya: Meredith Grey, Olivia Benson, dan Benjamin Button. Aksi menyelinap ini juga sempat terekam dalam video musik “I Can Do It with a Broken Heart” dan menjadi bagian dari buku tur Eras Tour Book.
Langkah tersebut menegaskan bahwa Swift memang dikenal ahli dalam “menyelinap” ketika menjalani tur besar, yang sekaligus memperlihatkan sisi kreatif dan humornya dalam menghadapi sorotan media dan penggemar.
Tidak Ada Rencana Tur Dalam Waktu Dekat
Meskipun Eras Tour melambungkan nama Taylor Swift ke puncak kesuksesan dan mendapatkan sambutan luar biasa dari penggemar di seluruh dunia, ia mengungkapkan bahwa ia belum siap untuk melakukan tur kembali. Dalam wawancara terpisah bersama BBC Radio 1 pada hari yang sama, Swift dengan jujur menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat lelah hanya dengan membayangkan kembali tur.
“Tur itu luar biasa, benar-benar melebihi semua ekspektasi kami,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penggemar menjadikan tur tersebut sesuatu yang monumental. Namun, untuk saat ini, Taylor Swift lebih memilih untuk beristirahat dan menjaga kualitas performanya jika suatu saat nanti memutuskan untuk manggung lagi.
Fokus utama Taylor Swift saat ini adalah pada musik dan proyek-proyek baru yang tengah ia garap, tanpa tekanan harus langsung kembali ke jadwal tur yang melelahkan.
Taylor Swift: Ikon Musik dengan Selera Humor dan Kejujuran
Dengan candaan ringan tentang menjadi mata-mata dan keterusterangannya mengenai kelelahan setelah tur besar, Taylor Swift kembali menunjukkan sisi kepribadian yang menarik di mata publik. Selain menjadi salah satu ikon musik pop terpopuler dan berpengaruh, ia juga berhasil membangun kedekatan dengan penggemar melalui humor dan kejujuran yang menawan.
Aksi uniknya di tur Eras Tour hingga pengakuannya tentang rencana karier yang sedang berjalan membuktikan bahwa Swift selalu mampu memberikan warna tersendiri dalam setiap momen kehidupannya, tak hanya lewat lagu, tetapi juga lewat cerita dan interaksi yang ia hadirkan.
Taylor Swift terus menunjukkan bahwa di balik popularitas dan kesuksesan global, ia adalah artis yang memiliki selera humor yang cerdas serta mampu menjaga kualitas karya dengan cara yang profesional dan penuh perhitungan. Publik tentu antusias menunggu langkah kreatifnya berikutnya setelah periode istirahat dari panggung tur yang padat.
Source: mediaindonesia.com
