Anya Geraldine, selebgram dan aktris yang dikenal dengan gaya penampilannya yang seksi dan modern, ternyata memiliki dinamika unik dengan sang ibu terkait pilihan busananya. Dalam sebuah bincang santai di podcast “Butik Haji Igun” yang dipandu oleh Ivan Gunawan pada 7 Oktober 2025, Anya mengungkap bahwa ibunya kerap mengirimkan video tentang siksa kubur sebagai bentuk peringatan setiap kali Anya mengenakan pakaian yang dianggap terlalu terbuka.
Hal ini pertama kali dibocorkan oleh Ivan Gunawan saat menjadi moderator pembicaraan dengan Anya. Ivan menyebutkan, “Dia (Anya) kalau pakai baju seksi dia dikirimin video sama emaknya siksa kubur.” Pernyataan tersebut langsung dibenarkan oleh Anya yang tertawa kecil dan mengaku bahwa ini memang kebiasaan ibunya.
Sosok ibu Anya merupakan seorang wanita yang sangat religius dan konsisten mengenakan hijab, sehingga gaya hidup dan pandangannya cukup berbeda dengan Anya yang memiliki citra bebas dan kerap tampil berani di media sosial. Saat Anya mengunggah foto-foto dengan busana bikini atau pakaian terbuka setelah berlibur, misalnya dari Bali, sang ibu tidak segan mengirim pesan pengingat melalui WhatsApp.
Tidak hanya video siksa kubur, sang ibu juga sering meneruskan berbagai konten dakwah, termasuk ceramah dari ulama terkenal seperti Ustaz Khalid Basalamah. Ini menunjukkan bahwa segala bentuk peringatan tersebut didasari oleh kasih sayang dan perhatian seorang ibu agar putrinya tidak terjerumus pada hal-hal yang dianggap berdosa dalam perspektif agama Islam.
Dalam perbincangan lain bersama Keanu Agl, Anya menjelaskan, “Kalau misalnya gue habis dari Bali nih, nge-post foto bikini atau apa, dia selalu WA gue.” Tindakan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang terus berlangsung meskipun ada perbedaan pandangan mengenai penampilan luar.
Meskipun terdapat perbedaan pandangan antara Anya dan ibunya, hubungan mereka tetap harmonis dan penuh pengertian. Seiring waktu berjalan, sang ibu kini mulai lebih menoleransi tuntutan profesi Anya yang mengharuskannya tampil dengan busana tertentu di dunia hiburan. Anya menyebutkan, “Tapi makin ke sini kayaknya dia menoleransi. Dia ngerti aku kerja, foto syuting harus pakai baju tertentu, misalnya dress kayak gimana. Dia ngerti sekarang.”
Fakta ini menunjukkan bagaimana sebuah hubungan keluarga yang penuh dinamika bisa tetap berjalan dengan baik meskipun ada perbedaan pendapat yang cukup tajam, terutama dalam hal gaya hidup dan keyakinan. Kasih sayang seorang ibu yang terlihat lewat peringatan-peringatan religius ternyata tetap menjadi bentuk perhatian yang tulus untuk kebaikan sang anak.
Anya Geraldine juga membuktikan bahwa dalam era digital yang penuh sorotan, penting bagi seseorang untuk tetap menjalankan profesinya dengan profesionalisme sekaligus menjaga komunikasi yang sehat dengan keluarga. Kebiasaan ibunya yang mengirim video peringatan tak lantas merusak hubungan, melainkan justru memperlihatkan bentuk kepedulian yang mendalam.
Dengan demikian, kisah ini menggambarkan betapa kompleksnya interaksi antara selebritas dengan keluarga mereka di tengah tekanan dunia hiburan dan ekspektasi sosial yang berbeda-beda. Hobi Anya dalam memakai pakaian seksi memang sering menjadi sorotan, namun juga menjadi bagian dari profesionalismenya yang kini mendapatkan pengertian dari orang terdekat.
Source: www.suara.com





