Victoria Beckham Ungkap Pengalaman Gangguan Makan di Dokumenter Netflix

Victoria Beckham membuka cerita perjuangannya menghadapi gangguan makan sejak remaja dalam sebuah dokumenter terbaru yang tayang di platform Netflix mulai 9 Oktober 2025. Dalam serial berdurasi tiga bagian ini, mantan anggota Spice Girls tersebut menyampaikan bagaimana ia selama bertahun-tahun berusaha menyembunyikan gangguan tersebut, bahkan dari keluarga dekatnya.

Pengakuan Victoria Beckham mengenai gangguan makan

Dalam dokumenter berjudul "Victoria Beckham," dia mengungkapkan bahwa gangguan makan yang dialaminya membuatnya sangat pandai berbohong demi menutupi kondisi tersebut. Ia mengaku sama sekali tidak pernah terbuka soal masalah ini kepada orang tuanya maupun di hadapan publik. Victoria menuturkan, "Ketika kamu mengalami gangguan makan, kamu jadi sangat pandai berbohong. Aku tidak pernah jujur soal ini kepada orang tuaku. Aku juga tidak pernah membicarakannya di depan publik." Ia menambahkan bahwa komentar negatif yang terus menerus mengenai dirinya membuat luka yang terbawa seumur hidup.

Awal gangguan makan saat masa pendidikan

Victoria menjelaskan bahwa awal mula gangguan makannya bermula saat bersekolah di Laine Theatre School yang terletak di Epsom, Surrey. Di sana, ia kerap mendapatkan kritik mengenai penampilan dan berat badannya. Ia bahkan mengingat sebuah komentar yang membuatnya terluka dari kepala sekolah teater, yang menyinggung soal penampilannya yang dianggap tidak sesuai standar kecantikan umum. Victoria berkata, "Aku tidak terlihat seperti kebanyakan gadis lain. Di situlah aku mulai banyak dikritik soal penampilan dan berat badan. Aku ingat kepala sekolah teater berkata kepadaku, di akhir pertunjukan kami akan ‘diterbangkan masuk’." Komentar itu membawa dampak besar bagi citra dirinya.

Tekanan media dan obsesinya terhadap kontrol berat badan

Kini pada usia 51 tahun, Victoria tidak hanya dikenal sebagai mantan penyanyi, tetapi juga sebagai desainer fesyen berkelas internasional. Namun, tekanan dari media masa makin memperburuk kondisi mentalnya, terutama obsesinya terhadap pengendalian berat badan. Ia merasa tidak memiliki kendali atas apa yang ditulis media atau bagaimana fotonya diambil, sehingga ia mencari kontrol melalui cara-cara yang sangat tidak sehat untuk menjaga bobot tubuhnya. “Aku tidak punya kendali atas apa yang ditulis tentangku atau foto-foto yang diambil. Aku merasa ingin mengendalikan sesuatu. Aku bisa mengendalikannya lewat pakaian, lewat berat badanku. Dan aku mengontrol berat badanku dengan cara yang sangat tidak sehat,” ungkapnya dalam dokumenter tersebut.

Dampak sosial dan psikologis

Victoria juga membahas bagaimana body shaming yang dialaminya sejak remaja menyebabkan hilangnya rasa percaya diri. Ia mengungkapkan perasaannya yang selalu ada dalam ketidakpastian apakah dirinya dianggap gemuk atau kurus, hingga akhirnya kehilangan gambaran realitas yang sehat terhadap tubuh sendiri. “Apakah aku gemuk? Apakah aku kurus? Aku tidak tahu, semua rasa realitas hilang. Aku hanya terus mengkritik diriku sendiri. Aku tidak suka dengan apa yang kulihat,” ujarnya.

Dokumenter sebagai refleksi perjalanan hidup dan karier

Serial dokumenter ini tidak hanya menggambarkan perjuangan Victoria Beckham dalam melawan gangguan makannya, tetapi juga menampilkan perjalanan karier dan kehidupan pribadinya secara menyeluruh. Penonton dapat melihat transformasinya dari seorang anggota Spice Girls, menjadi istri pesepak bola terkenal, hingga sosok desainer fesyen yang karyanya dipamerkan di panggung bergengsi Paris Fashion Week 2024.

Dokumenter "Victoria Beckham" terdiri dari tiga bagian yang tak hanya menyajikan sisi glamor, tapi juga tantangan kehidupan dan usaha keras membangun merek fesyen yang dikenalnya saat ini. Film ini memberikan perspektif lebih dalam pada sosok wanita yang selama ini hanya dikenal melalui sorotan media dan citra publiknya.

Dengan pengungkapan yang begitu terbuka dan jujur dari Victoria Beckham, dokumenter tersebut juga berpotensi menjadi media edukasi penting terkait kesadaran gangguan makan, khususnya bagaimana tekanan sosial dan media dapat berpengaruh besar pada kesehatan mental seseorang.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk menyaksikan perjalanan hidup dan kisah pribadi Victoria Beckham secara lengkap, dokumenter ini sudah dapat ditonton di Netflix mulai 9 Oktober 2025.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button