Luna Maya dan Yasmin Napper Rela Keluarkan Uang untuk Sosok Ketiga Lintrik

Luna Maya dan Yasmin Napper menunjukkan komitmen tinggi dalam dunia perfilman dengan mengambil peran sebagai produser eksekutif film anyar berjudul Sosok Ketiga: Lintrik. Keduanya tidak ragu merogoh kocek pribadi demi mendukung proyek ini, yang diyakini mengusung cerita kuat dan dekat dengan kehidupan nyata.

Luna Maya berbagi pengalamannya saat menyaksikan film tersebut. Ia merasa terhanyut karena jalan cerita yang sangat natural dan melekat pada keseharian. "Saat menonton, terasa seperti kita berada di kehidupan mereka, seperti yang sering kita lihat di TikTok, muncul teriakan ‘Heh, pelakor!’ yang sebenarnya dari hati seorang istri," ujar Luna di Jakarta. Ia menambahkan bahwa film ini menawarkan suasana yang real dan tidak dibuat-buat, membuat penonton merasa tertekan secara emosional.

Sementara itu, Yasmin Napper yang juga menjadi produser eksekutif film ini, mengakui bahwa keputusan berinvestasi di Sosok Ketiga: Lintrik tidak diambil sembarangan. Sebelumnya, Yasmin sudah ditawari proyek lain oleh produser Agung Saputra, namun ia memilih film ini sebagai langkah pertamanya untuk berani menanamkan modal. Kepastian ini muncul setelah melihat trailer dan menonton film bersama ibundanya. "Mama bilang, feeling Mama, ini bagus banget," tutur Yasmin dengan penuh keyakinan.

Sinopsis Sosok Ketiga: Lintrik

Film Sosok Ketiga: Lintrik mengangkat kisah drama rumah tangga yang rumit antara pasangan Andin dan Aryo. Setelah menikah, perilaku Aryo berubah secara drastis. Ia terlibat dengan seorang wanita bernama Andin (nama karakter berbeda), yang selain mengandalkan pesona fisik, juga menggunakan cara-cara mistis yang disebut lintrik untuk memengaruhi Aryo.

Kecurigaan mulai muncul dari Paklik Bagyo, sosok yang merasa ada ketidakwajaran dalam pernikahan tersebut. Keyakinan Paklik didukung oleh kehadiran Amara, adik Andin yang memiliki kemampuan spiritual turun-temurun. Ketegangan dan intrik dalam keluarga tersebut menjadi benang merah film yang dijadwalkan tayang pada 6 November 2025.

Peran Produser Eksekutif dalam Film

Sebagai produser eksekutif, Luna Maya dan Yasmin Napper bertanggung jawab tidak hanya secara kreatif, tetapi juga finansial. Mereka mengucurkan dana sendiri untuk mewujudkan produksi film sehingga bisa berjalan lancar dan berkualitas. Langkah ini menunjukkan bahwa dua figur publik ini berani mengambil risiko demi karya yang mereka anggap sangat punya potensi dan rela mendukung karya lokal.

Secara umum, Sosok Ketiga: Lintrik menawarkan tontonan yang tidak hanya penuh drama tapi juga mengangkat unsur spiritual yang jarang diangkat dalam film mainstream Indonesia. Pendekatan realistis terhadap tema pelik rumah tangga, dikombinasikan dengan elemen mistis lintrik, menampilkan perspektif baru yang segar dan mengundang rasa penasaran penonton.

Rencananya, film ini akan menjadi salah satu tayangan yang layak dinantikan oleh penggemar film drama psikologis dan keluarga. Selain cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, kehadiran pemain sekaliber Adinda Thomas dan Wafda Saifan diharapkan dapat memberikan performa maksimal. Dukungan dari Luna Maya dan Yasmin Napper sebagai produser eksekutif menambah nilai kepercayaan akan kualitas produksi yang dijanjikan.

Dengan jadwal tayang pada awal November 2025, Sosok Ketiga: Lintrik siap menyajikan kisah yang menggabungkan drama, intrik, dan unsur mistis yang memberikan warna baru bagi perfilman Indonesia.

Selain itu, keberanian Luna dan Yasmin untuk menginvestasikan dana pribadi menandakan semangat dan kepercayaan yang kuat terhadap industri perfilman tanah air. Posisi produser eksekutif yang mereka emban menjadi bukti nyata bahwa selebriti juga memiliki peran penting di balik layar, tidak hanya sebagai pemeran, tapi juga sebagai motor penggerak perkembangan karya kreatif Indonesia.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button