Mengenal Film The Fox King Dibintangi Dian Sastrowardoyo, Pembuka Jakarta Film Week 2025

Jakarta Film Week 2025 akan membuka rangkaian acaranya dengan penayangan perdana film berjudul The Fox King. Festival film bergengsi ini dijadwalkan berlangsung dari 22 hingga 26 Oktober mendatang di ibu kota Indonesia. Film yang disutradarai oleh Woo Ming Jin asal Malaysia ini sebelumnya telah mengukir prestasi dengan tampil perdana secara internasional di Toronto International Film Festival (TIFF) ke-50 dan melanjutkan pemutaran perdananya di Asia pada ajang Busan International Film Festival ke-30.

Profil Film The Fox King

The Fox King merupakan hasil kerjasama produksi antara Greenlight Pictures dari Malaysia dan KawanKawan Media dari Indonesia. Mengusung genre drama bertema coming-of-age, film ini mengisahkan perjalanan kompleks dua saudara kembar, Ali dan Amir, yang menghadapi tantangan dalam mempertahankan kedekatan mereka setelah kepergian ayah mereka dari rumah. Konflik bertambah ketika Lara, seorang guru baru yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo, hadir dan mengubah dinamika kehidupan kedua bersaudara tersebut.

Dian Sastrowardoyo, aktris ternama asal Indonesia, mengungkapkan bahwa perannya sebagai Lara memberikan pengalaman yang unik dan berkesan secara personal. “Karakter Lara sangat menyenangkan untuk dimainkan karena penuh kebebasan dan kejutan. Bagi saya, film ini adalah pengalaman personal yang sangat berkesan, dan saya merasa terhormat bisa membawanya ke penonton Indonesia, khususnya sebagai film pembuka Jakarta Film Week,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (10/10).

Selain Dian, film ini juga dipenuhi dengan talenta muda dan berpengalaman dari Malaysia, termasuk aktor muda Idan Aedan dan Muhammad Hadi Putra, serta aktor senior Amerul Affendi dan Chew Kin Wah.

Kehormatan dan Kolaborasi Regional

Menurut Yulia Evina Bhara, produser dari film ini, kesempatan menjadi film pembuka Jakarta Film Week adalah suatu kehormatan besar. Ia menekankan bahwa The Fox King adalah hasil kolaborasi lintas negara di kawasan Asia Tenggara. “Kami berharap kehadirannya di Jakarta dapat menjadi ruang perayaan bersama atas kekuatan sinema regional yang terus berkembang,” tuturnya.

Festival Jakarta Film Week sendiri merupakan platform penting bagi sineas lokal maupun regional untuk menampilkan karya mereka kepada khalayak internasional. Tahun ini, dengan menjadikan The Fox King sebagai pembuka, festival ini sekaligus menegaskan komitmennya dalam mendukung karya-karya yang mencerminkan keberagaman budaya dan cerita dari Asia Tenggara.

Impak dan Harapan pada Sinema Regional

Premiere film ini di festival-festival internasional bergengsi seperti TIFF dan Busan menunjukkan bagaimana karya-karya dari Asia Tenggara semakin mendapat perhatian dunia. Tema yang diangkat lewat kisah dua saudara kembar ini tidak hanya relevan secara emosional, tapi juga mampu menyuarakan isu keluarga dan identitas yang universal.

Kehadiran Dian Sastrowardoyo, salah satu aktris papan atas Indonesia, juga menambah daya tarik film ini bagi penonton lokal dan internasional. Kombinasi cerita yang kuat dan kolaborasi lintas negara memberikan nilai tambah yang signifikan untuk film The Fox King.

Dengan latar belakang tersebut, pemutaran perdana The Fox King di Jakarta Film Week 2025 diharapkan mampu meningkatkan apresiasi terhadap film-film regional yang berkualitas. Ajang ini juga menjadi momen penting bagi Indonesia dan negara tetangga dalam membangun jaringan sinema yang lebih solid dan berkelanjutan di masa depan.

Source: mediaindonesia.com

Exit mobile version