Makna dan Lirik Lagu Back to Friends – Sombr: Arti dan Pesan Tersembunyi

Lagu “Back to Friends” karya Sombr yang dirilis pada Desember 2024 menjadi salah satu single yang berhasil menarik perhatian publik, khususnya para pengguna media sosial seperti TikTok dan Instagram. Di bawah naungan SMB Music dan Warner Records, Sombr tidak hanya menulis lagu ini tetapi juga memproduserinya sendiri. Popularitas lagu ini tercermin dari hampir 1 miliar pemutaran di Spotify dan 53 juta penonton video musiknya di YouTube.

Makna Lagu “Back to Friends”

Lagu ini menggambarkan dilema emosional yang kompleks ketika dua orang yang sebelumnya menjalin hubungan romantis intim mencoba kembali ke hubungan persahabatan. Sombr mengangkat tema berat mengenai bagaimana sulitnya kembali menjadi teman setelah berbagi momen yang sangat pribadi, seperti tidur bersama. Dalam liriknya, terdapat pergulatan batin yang terasa sangat nyata — keinginan untuk menjaga kedekatan sekaligus menghadapi kenyataan bahwa hubungan tersebut tidak lagi seperti dulu.

Menurut Sombr, lagu ini menyoroti ketidakseimbangan dalam hubungan di mana satu pihak masih berpegang kuat sedangkan pihak lain mulai melepas. Hal ini diungkapkan lewat lirik yang menyampaikan kebingungan dan rasa sakit, walau kedua orang berusaha menyembunyikan perasaan masing-masing. Inti lagu ini adalah pertanyaan bagaimana mungkin hubungan pertemanan bisa kembali seperti semula setelah hubungan fisik dan emosional yang telah terjalin.

Lirik Lagu dan Terjemahan

Lirik lagu ini sederhana namun penuh makna, mulai dari adegan intim seperti “Touch my body tender” yang berarti sentuhan lembut, sampai kebingungan mendalam dalam “How can we go back to being friends when we just shared a bed?” yang mengungkapkan tidak mudahnya kembali ke status teman biasa.

Beberapa bagian lirik yang menonjol antara lain:

  1. “Touch my body tender / ‘Cause the feeling makes me weak” – Menggambarkan kerentanan yang muncul dari sentuhan fisik.
  2. “How can you look at me and pretend / I’m someone you’ve never met?” – Perasaan tersisih dan diabaikan setelah keintiman.
  3. “The devil in your eyes / Won’t deny the lies you’ve sold” – Menggambarkan pengkhianatan dan kebohongan di balik hubungan tersebut.
  4. “I’m holding on too tight / While you let go” – Ketidakseimbangan antara rasa keterikatan dan pelepasan.

Lirik ini mengandung nuansa emosi yang sangat kuat, menunjukkan betapa rumitnya proses untuk menerima perubahan dalam hubungan yang telah melibatkan keintiman.

Popularitas dan Penerimaan Publik

Keberhasilan lagu ini tidak terlepas dari resonansi temanya dengan banyak pendengar muda yang mungkin mengalami situasi serupa. Keintiman dan persahabatan yang saling bertabrakan sangat relatable di era sekarang, membuat “Back to Friends” seringkali digunakan sebagai backsound video pendek di media sosial. Hal ini berkontribusi pada angka streaming yang spektakuler dan menjadikan Sombr sebagai salah satu artis yang sedang naik daun.

Kesuksesan lagu ini juga didukung oleh penggarapan yang profesional, produksi musik yang pas, dan visual video musik yang kuat, membuat pesan dalam lagu menjadi mudah dipahami dan dirasakan oleh banyak orang.

Relevansi Lagu dalam Kehidupan Modern

Sedangkan untuk makna sosialnya, lagu ini memberikan gambaran realistis tentang dinamika hubungan modern yang seringkali sulit didefinisikan. Banyak orang dapat mengalami situasi di mana batasan antara persahabatan dan hubungan romantis menjadi kabur. Melalui “Back to Friends,” Sombr berhasil mengungkapkan konflik batin yang terjadi dalam proses merapikan kembali hubungan tersebut.

Lagu ini sekaligus membuka diskusi tentang bagaimana hubungan interpersonal menghadapi tantangan perubahan peran, serta bagaimana perasaan yang belum selesai dapat mempengaruhi kedekatan antara dua individu.

Dengan demikian, “Back to Friends” bukan hanya sekadar lagu pop biasa, tetapi sebuah karya yang menggambarkan kerumitan emosi manusia yang universal, dipadukan dengan musik yang menarik dan mudah dinikmati dalam berbagai platform. Popularitasnya yang terus meningkat menandakan bahwa tema lagu ini sangat relevan dan dibutuhkan untuk menggambarkan pengalaman nyata banyak orang saat ini.

Source: www.medcom.id

Exit mobile version