Industri K-pop diprediksi akan mengalami lonjakan pendapatan signifikan pada tahun 2026 dengan kembalinya dua grup idola legendaris, BTS dan BigBang. Aktivitas penuh kedua grup ini diperkirakan menjadi pemicu utama peningkatan penghasilan, yang meliputi tur konser, penjualan album, merchandise, lisensi, dan streaming musik.
Kembali ke Panggung, Pendapatan Diproyeksi Melonjak
Setelah menyelesaikan kewajiban wajib militernya, anggota BTS resmi bersatu kembali sebagai grup pada 1 Juli 2025. Mereka berencana meluncurkan album baru pada musim semi 2026, yakni antara Maret hingga Mei. RM, leader BTS, mengungkapkan bahwa grup sedang menjalani tahap persiapan intensif untuk album baru, sesi foto, dan produksi video musik. Ia juga meminta penggemar menanti kejutan spesial yang akan diumumkan akhir Maret 2026.
Analis dari Hyundai Motor Securities, Kim Hyun-yong, memprediksi tur dunia BTS yang dijadwalkan berlangsung dari Mei hingga Desember 2026 akan mencakup sekitar 65 pertunjukan. Tur ini diharapkan menarik sekitar 4 juta penonton, dengan rata-rata jumlah pengunjung per pertunjukan tetap tinggi di atas 60.000 orang. Dari penjualan tiket tur ini, pendapatan kotor diperkirakan mencapai Rp10,67 triliun (sekitar US$660 juta). Sebagai perbandingan, tur Coldplay pada 2024 menghasilkan US$401 juta dari 51 konser dengan 3 juta tiket terjual.
BigBang Siap Sambut Ulang Tahun ke-20 dan Coachella 2026
Selain BTS, BigBang yang merupakan grup legendari lain, juga diprediksi akan menghidupkan industri K-pop dengan aktivitas penuh pada tahun 2026. Salah satu momen penting adalah partisipasi mereka dalam festival musik Coachella 2026, yang sekaligus menandai perayaan ulang tahun ke-20 grup sejak debutnya. Kebangkitan BigBang ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar dan pasar global K-pop, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi industri ini.
Ki-hoon, seorang analis yang dikutip dalam laporan, menyatakan bahwa jika BTS dan BigBang melanjutkan aktivitas secara bersamaan, ini akan menciptakan hasil yang memecahkan rekor untuk industri K-pop secara keseluruhan. Kombinasi kekuatan dua grup besar ini diharapkan mampu mengerek berbagai sektor dalam bisnis hiburan Korea Selatan.
Estimasi Pendapatan Industri K-pop Tahun 2026
Menurut estimasi Billboard, dengan kembalinya BTS dan BigBang, industri hiburan Korea Selatan diprediksi menghasilkan pendapatan kotor lebih dari Rp16,87 triliun atau US$1,05 miliar dalam satu periode setahun. Pendapatan ini berasal dari berbagai sumber, termasuk tur konser, penjualan album, merchandise resmi, lisensi serta streaming musik digital.
HYBE Corporation, agensi yang menaungi BTS, juga menunjukkan prospek positif. Mulai kuartal kedua 2026 saat tur dunia BTS dimulai, laba operasional HYBE diprediksi mampu mencapai 100 miliar won (setara Rp1,25 triliun) per triwulan. Kapitalisasi pasar HYBE saat ini mencapai sekitar Rp176,77 triliun dan diperkirakan akan terus meningkat, dengan target Rp241,05 triliun dalam waktu dekat.
Strategi Pemanasan Sebelum Tur Dunia
Menjelang tur dunia yang sangat dinanti, BTS telah mengadakan kegiatan pemanasan berupa BTS Movie Weeks antara tanggal 24 September hingga 5 Oktober 2024. Acara ini menayangkan empat film konser di lebih dari 2.500 bioskop yang tersebar di 65 negara. Selain itu, BTS berencana menggelar acara toko pop-up untuk mempertahankan antusiasme penggemar hingga pengumuman resmi tur 2026 pada akhir tahun.
Perkembangan ini menunjukkan strategi matang dari BTS dan agensi untuk menjangkau audiens global dan memaksimalkan potensi pendapatan sebelum dan selama masa aktif tur mereka. Kegiatan ahead of tour ini sangat penting untuk menjaga engagement dan mempersiapkan gelombang antusiasme baru pada awal 2026.
Dampak Positif untuk Industri dan Investasi
Momentum kembalinya BTS dan BigBang pada tahun 2026 dipandang akan menghadirkan gelombang pertumbuhan tidak hanya bagi pelaku hiburan, tetapi juga investor. Analis menyarankan untuk meningkatkan investasi pada HYBE seiring potensi kenaikan kapitalisasi pasar mereka.
Peluang pendapatan besar dari tur, penjualan album, serta berbagai lini bisnis terkait K-pop diharapkan membawa keuntungan ekonomi yang luas bagi industri hiburan Korea Selatan. Hal ini sekaligus mengukuhkan posisi K-pop sebagai salah satu kekuatan global dalam bidang musik dan budaya populer.
Persiapan matang, dukungan penggemar global, serta dedikasi para artis menjadi kunci utama kesuksesan comeback BTS dan BigBang yang dinantikan. Tahun 2026 menjadi titik balik penting untuk industri K-pop yang terus berkembang dan mencatat sejarah baru di pasar internasional.
Source: mediaindonesia.com





