
Tim produksi film horor “Kuncen” melakukan ritual khusus di Pantai Selatan, sebuah lokasi yang dikenal melalui legenda Nyi Roro Kidul, sebagai bagian dari persiapan sebelum pengambilan gambar. Ritual ini berupa doa dan permohonan izin kepada para “kuncen” atau penjaga tempat tersebut, yang diyakini memiliki kekuatan spiritual. Langkah ini diambil untuk menghormati energi mistis yang diyakini masih kuat di lokasi dan mengantisipasi gangguan selama proses produksi.
Menurut Mikha, salah satu pemeran dalam film tersebut, produser Fadi Iskandar bersama tim Diary Misteri Sara (DMS) secara khusus berangkat ke Pantai Selatan untuk melakukan prosesi tersebut. “Mereka ke Pantai Selatan, yang terkenal tempatnya Nyi Roro Kidul. Di sana mereka berdoa dan minta izin sama para kuncen,” ujarnya dalam wawancara eksklusif pada 22 Oktober 2025. Meskipun tidak semua anggota tim ikut serta, doa dan ritual dianggap sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya mendatangkan kelancaran bagi produksi.
Pendekatan spiritual dalam proses pembuatan film ini juga terlihat dalam pemilihan lokasi syuting yang memang terkenal angker dan mistis. Film “Kuncen” mengambil latar di sejumlah tempat nyata dengan aura menakutkan seperti kuburan asli, rumah sakit jiwa terbengkalai, dan pegunungan yang selalu berkabut tebal. “Set-nya memang mencekam banget. Kita syuting di kuburan asli, rumah sakit jiwa yang udah lama terbengkalai, dan di pegunungan berkabut tebal. Jadi aura seramnya memang kerasa banget,” tambah Mikha.
Para pemain dan kru juga rajin menggelar doa bersama di setiap lokasi pengambilan gambar, sebagai bentuk upaya menjaga keselamatan dan ketenangan selama produksi. Ritual ini bukan hanya tradisi namun juga bagian dari protokol spiritual agar tidak terjadi hal-hal gaib yang dapat menggagalkan proses syuting. Hal ini memberi kesan bahwa tingkat keseriusan dan kehati-hatian tim produksi dalam menghadapi potensi gangguan supranatural benar-benar diperhatikan.
Film “Kuncen” adalah hasil produksi HERS Productions bekerja sama dengan Cinevara, dan dijadwalkan rilis di bioskop pada 6 November 2025. Cerita film ini berkisah tentang sekelompok anak muda yang melakukan pencarian terhadap teman mereka yang hilang di Gunung Merbabu. Di tengah perjalanan, mereka menemukan fakta misterius terkait kematian sang juru kunci gunung akibat ilmu hitam. Mereka kemudian terdorong untuk mencari sosok pengganti juru kunci agar bisa keluar dari cengkeraman teror gaib yang mengancam keselamatan mereka.
Kesan seram tersebut bukan hanya ditampilkan dalam cerita, melainkan juga dirasakan dalam proses produksi yang sarat nuansa mistis. Hal ini menambah nilai eksklusif dan keunikan tersendiri bagi film horor ini. Dengan latar belakang lokasi yang banyak menyimpan cerita rakyat dan misteri, serta ritual yang dilakukan tim produksi, “Kuncen” menjadi salah satu film yang sangat dinantikan oleh penggemar genre horor Indonesia di penghujung tahun 2025.
Untuk para penikmat film horor maupun penggemar kisah mistis lokal, kesiapan spiritual tim produksi ini memberikan gambaran bagaimana sebuah karya bisa menggabungkan seni sinematik dan kultur tradisional secara otentik. Fenomena ini sekaligus merefleksikan betapa pentingnya sensitivitas terhadap unsur mistis dalam produksi film yang mengambil latar cerita dengan nuansa supranatural dan klenik, khususnya di Indonesia.
Source: www.medcom.id





