Bangkutaman Rilis Single “Mencari” sebagai Refleksi Makna Hidup Baru

Bangkutaman, grup band asal Yogyakarta yang telah berkarya lebih dari dua dekade, merilis single terbaru berjudul Mencari. Lagu ini menjadi cerminan perjalanan panjang mereka dalam menemukan kembali jati diri, sekaligus menggugah pendengar untuk merenungkan pencarian makna hidup. Vokalis sekaligus penulis lagu, Wahyu ‘Acum’ Nugroho, menyatakan bahwa Mencari menjadi titik temu antara masa lalu dan masa kini Bangkutaman.

Menurut Wahyu, dalam hidup setiap orang selalu mencari arah, arti, dan tempat di mana hati merasa tenang. Kadang pencarian itu memerlukan waktu lama untuk menemukan hasilnya, tetapi tidak jarang pula makna tersebut datang secara tiba-tiba tanpa disadari. Lagu ini mengajak pendengar, baik yang sudah lama mencintai karya Bangkutaman maupun yang baru mengenal, untuk bertanya bersama, “Siapa Bangkutaman hari ini?”

Nuansa Musik dan Makna Lagu Mencari

Secara musikal, Mencari mengusung genre psikedelik rock dengan aransemen lembut dan melankolis. Suara yang jujur dan penuh perasaan ini merefleksikan perjalanan batin manusia dalam menemukan kembali jati diri di tengah perubahan, waktu, dan kehilangan. Lagu ini bukan hanya representasi dari pencarian makna hidup, tapi juga simbol pencarian Bangkutaman untuk menemukan arah musikal yang relevan dengan identitas mereka saat ini.

“Lagu ini penting bagi kami karena menandai babak baru,” ujar Wahyu. Setelah lebih dari 20 tahun berkarya, Bangkutaman mencoba menyelaraskan masa lalu dengan masa kini lewat lagu ini, sekaligus membuka gerbang bagi pengembangan karya-karya mendatang.

Proyek Arsip Rekaman dan Video Dokumenter

Single Mencari dirilis sebagai pembuka untuk proyek album Arsip Rekaman dan video dokumenter Bangkutaman. Proyek ini akan menghimpun berbagai karya mereka yang dibuat selama periode 2005 hingga 2020, termasuk materi-materi yang belum pernah dirilis secara digital. Ini menjadi upaya penting untuk mendokumentasikan perjalanan artistik Bangkutaman dan memberikan akses luas bagi penggemar di era digital.

Perlu diketahui, lagu Mencari pertama kali tampil dalam kompilasi Synchronize Session Two pada tahun 2009, yang hanya dirilis dalam format CD oleh Demajors. Kini, Bangkutaman menghidupkan kembali single ini dengan sentuhan dan makna baru sebagai jembatan antara masa lalu dan masa depan mereka di industri musik Indonesia.

Sejarah dan Perjalanan Bangkutaman

Bangkutaman terbentuk di Yogyakarta pada tahun 1999 dan menjalankan perjalanan musiknya dengan konsistensi. Pada 2010, seluruh personel memutuskan pindah ke Jakarta dan merilis album Ode Buat Kota. Album ini mendapat pengakuan luas dengan meraih predikat Album Terbaik 2010 versi Rolling Stone Indonesia. Formasi terkini Bangkutaman terdiri dari Wahyu ‘Acum’ Nugroho (gitar dan vokal), Madava Nanda (bass dan keyboard), serta Christo Putra (drum).

Dengan rekam jejak yang kuat dan karya-karya dengan kualitas artistik yang teruji, Bangkutaman terus menunjukkan konsistensi dalam berkarya sekaligus mengedepankan kreativitas. Melalui single Mencari, mereka mengajak pendengar merenungi esensi pencarian dalam hidup serta menghadirkan sentuhan baru yang tetap menghormati warisan musikal mereka selama ini.

Rilis Mencari sekaligus menandai periode transisi penting bagi Bangkutaman dalam memadukan kenangan dengan visi masa depan. Bagi penggemar musik independen dan pengikut perjalanan musik Indonesia, langkah ini menjadi salah satu yang patut diperhatikan sebagai bukti dinamika dan perkembangan musik yang autentik.

Source: mediaindonesia.com

Exit mobile version