Aktor laga internasional, Iko Uwais, kembali menunjukkan kiprahnya di kancah perfilman Hollywood dengan keterlibatan dalam film terbaru berjudul MRI. Film aksi ini disutradarai oleh Liam O’Donnell, yang sebelumnya sukses menggarap Alphas, serta menjadi kolaborasi ketiga mereka setelah Beyond Skyline (2017) dan Skyline: Warpath yang tengah dinantikan.
MRI mengangkat cerita tentang seorang pasien bernama Iko yang tengah menjalani pemeriksaan lutut di rumah sakit. Namun, situasi berubah menjadi mencekam ketika sekelompok gangster brutal menyerbu rumah sakit tersebut untuk mencari putri seorang bos kriminal. Dalam kondisi lutut terluka parah, Iko harus memanfaatkan kemampuan bela dirinya untuk menyelamatkan korban dalam kekacauan yang terjadi.
K5 Intl., perusahaan yang dimiliki oleh Daniel Baur dan mengantongi hak penjualan internasional film ini, memastikan bahwa MRI akan resmi dipromosikan pada ajang American Film Market bulan depan. Proses produksi film ini direncanakan berlangsung di Jakarta pada awal tahun depan, memperkuat nuansa otentik cerita yang berlatar di Indonesia.
Liam O’Donnell memberikan pujian tinggi kepada Iko Uwais sebagai aktor yang memiliki karisma, kedalaman emosional, dan etos kerja luar biasa. “Karisma Iko yang luar biasa, kedalaman jiwanya, dan etos kerjanya yang luar biasa menjadikannya impian setiap sutradara,” ujarnya kepada Variety pada 28 Oktober 2025. O’Donnell juga yakin proyek MRI menjadi kesempatan sempurna untuk mengembangkan kualitas karya mereka setelah pengalaman positif sebelumnya bersama Strong Island di Alphas.
Naskah MRI ditulis oleh Russell Hainline, yang namanya juga dikenal melalui karya Netflix berjudul Hot Frosty. Film ini diproduseri oleh Christopher Tuffin dari Strong Island bersama Ryan Santoso untuk Uwais Pictures. Sementara itu, Daniel Baur, Amanda Delaplaine, dan Chris Ochs bertugas sebagai produser eksekutif, memastikan jalannya produksi berjalan sesuai rencana dan target global.
Keikutsertaan Iko Uwais dalam proyek MRI melanjutkan perjalanan kariernya sebagai aktor laga yang telah mendunia sejak kesuksesannya di film The Raid dan The Night Comes for Us. Dengan keahlian bela diri yang memukau dan kemampuan akting yang kian matang, Iko semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu bintang laga Indonesia yang mampu bersaing di Hollywood.
Pembuatan film MRI yang mengambil lokasi syuting di Jakarta juga memberikan kesempatan bagi perfilman Indonesia untuk lebih dikenal di pasar internasional. Hal ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa talenta lokal dapat berkolaborasi dalam produksi dengan standar Hollywood yang ketat.
Film MRI diharapkan mampu menyajikan perpaduan aksi yang menegangkan dan kisah dramatis yang mendalam, seiring dengan ekspektasi tinggi dari para penggemar dan kalangan perfilman. Kehadiran Iko Uwais di proyek ini juga menunjukkan tren semakin banyaknya aktor Indonesia yang terlibat dalam produksi film global, memperluas wawasan dan kesempatan bagi sineas Tanah Air.
Dengan jadwal rilis yang sudah dipersiapkan dan dukungan dari produser-produser handal, MRI menjadi salah satu film yang dinanti kehadirannya di tahun mendatang. Para penggemar Iko Uwais dan penikmat film laga dapat menantikan aksi memukau serta cerita yang menggugah dalam karya terbaru ini.
Source: www.suara.com
