Aktor muda berbakat Angga Yunanda mengungkapkan pengalaman unik dan menyenangkan saat menjalani proses syuting film terbarunya, “Dopamin,” yang melibatkan sang istri, Shenina Cinnamon, sebagai lawan mainnya. Dalam film bergenre thriller ini, keduanya berperan sebagai suami-istri, yang dinilai Angga memberikan keuntungan dalam menjalin chemistry peran secara alami.
Menurut Angga Yunanda, status sebagai pasangan suami-istri dalam kehidupan nyata memudahkan mereka untuk mengeksplorasi karakter masing-masing. “Sekarang karena udah nikah, jadi kan bisa ketemu tiap hari. Terus bisa diskusi tentang karakternya tiap hari,” ungkap Angga dalam wawancara yang ditayangkan di kanal YouTube Kaks Production pada 31 Oktober 2025.
Kelebihan lain yang dirasakan adalah fleksibilitas waktu untuk mendiskusikan peran, bahkan di momen santai. “Bahkan sampai misalnya sebelum tidur, kalau misalnya ada yang pengen kita bahas, ini bisa kami bahas. Gampang, fleksibel gitu,” tambah aktor berusia 25 tahun tersebut. Hal ini memperlihatkan bagaimana keduanya memanfaatkan kedekatan personal untuk memperkuat kerja sama profesional di lokasi syuting.
Meski begitu, Angga mengakui bahwa film “Dopamin” menghadirkan tantangan tersendiri bagi mereka. Genre thriller yang diusung film ini membawa kompleksitas dan intensitas emosional yang menuntut akting lebih dalam. “Ceritanya kan lumayan berat ya. Maksudnya, ini kan kayak thriller, terus ada romance survival gitu. Jadi chemistry sama Shenina itu lumayan kayak ada challenge-nya,” jelasnya.
Film ini menceritakan kisah Alya (Shenina Cinnamon) dan Malik (Angga Yunanda) yang menghadapi masalah ekonomi setelah Malik kehilangan pekerjaan dan terjebak utang pinjaman online. Situasi mereka semakin rumit dengan kemunculan seorang tamu misterius yang meninggal dunia di rumah mereka, meninggalkan koper berisi uang miliaran rupiah. Kejadian ini menjadi titik balik yang mengubah nasib kedua karakter secara dramatis.
Selain Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, film “Dopamin” juga dibintangi oleh sejumlah aktor ternama Indonesia seperti Anjasmara dan Teuku Rifnu Wikana. Film yang akan dirilis serentak di bioskop Indonesia pada 13 November 2025 ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton yang memadukan ketegangan thriller sekaligus dinamika hubungan emosional pasangan suami istri yang diperankan oleh Angga dan Shenina.
Kisah di balik layar antara Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon memberikan gambaran menarik tentang dinamika kerja akting yang makin harmonis berkat kehidupan nyata mereka sebagai suami-istri. Ini menjadi salah satu contoh langka di industri perfilman Indonesia yang menunjukan bagaimana hubungan personal dapat menjadi modal kuat dalam berkarya bersama.
Kehadiran film “Dopamin” di tengah persaingan industri film lokal juga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan kualitas akting Angga dan Shenina, yang sebelumnya telah dikenal dengan kemampuan acting yang mumpuni. Dengan latar cerita yang menantang dan didukung chemistry alami dari pasangan asli, film ini berpotensi menambah daftar karya berkualitas yang layak ditunggu oleh penonton tanah air.
Baca selengkapnya di: www.suara.com