
Film Indonesia "The Elixir" berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menempati posisi nomor satu dalam daftar 10 film Non-Inggris Teratas di Netflix secara global pada tahun 2025. Keberhasilan ini menandai pencapaian penting bagi perfilman Indonesia yang kini semakin mendapat perhatian di kancah internasional. "The Elixir" mengusung genre survival-horror yang intens dengan kualitas produksi tinggi, sehingga mampu memikat jutaan penonton di seluruh dunia.
Dominasi film Indonesia di puncak tangga lagu global Netflix ini memperlihatkan tren meningkatnya minat terhadap sinema Asia Tenggara. Selain "The Elixir," Indonesia kembali menempatkan film lainnya, "Inside Furioza," di peringkat keenam dalam daftar yang sama. Hal ini menunjukkan keberagaman dan kedalaman karya perfilman Indonesia yang mampu bersaing secara global.
Daftar 10 Film Top Global Netflix 2025 Non-Inggris
Berikut ini adalah daftar 10 film non-Inggris terpopuler di Netflix secara global pada periode 20-26 Oktober 2025 berdasarkan data resmi Netflix dan bisnis.com:
- The Elixir (Indonesia)
- Caramelo (Brasil)
- 27 Nights (Eropa)
- Attack 13 (Thailand)
- They Call Him OG (India)
- Inside Furioza (Indonesia)
- Good News (Korea Selatan)
- She Walks in Darkness (Spanyol)
- Judul lain dari Brasil
- Judul lain dari Eropa
Film-film tersebut mewakili berbagai genre dan budaya dari berbagai benua. Misalnya, "Caramelo" dari Brasil menampilkan drama emosional penuh keaslian budaya, sementara "27 Nights" dari Eropa mendapat pujian atas arahan artistik dan penampilan ansambel aktornya. Keragaman ini menggambarkan dinamika sinema global yang makin terbuka dan beragam.
Pengaruh Sinema Asia Tenggara
Keberhasilan "The Elixir" dan "Inside Furioza" di platform streaming sebesar Netflix menjadi bukti nyata bahwa karya-karya Asia Tenggara semakin diperhitungkan dalam industri perfilman global. Tahun 2025 ini menjadi momentum kebangkitan film Indonesia setelah beberapa dekade menampilkan cerita khas lokal dengan kualitas yang terus meningkat.
Selain Indonesia, kehadiran film dari Thailand dan India dalam daftar ini juga memperkuat posisi Asia sebagai salah satu pusat sinema yang kreatif dan produktif. Film "Attack 13" dari Thailand dan "They Call Him OG" dari India sukses menarik perhatian penonton global dengan cerita yang autentik dan kualitas sinematografi mumpuni.
Daya Tarik Film Non-Inggris di Netflix
Keberhasilan film non-Inggris di Netflix menunjukkan perubahan perilaku penonton yang kini makin terbuka menerima konten dari berbagai negara. Menurut data rentang waktu 20-26 Oktober 2025, film dengan bahasa selain Inggris berhasil meraih peringkat tinggi dalam daftar tontonan, menunjukkan bahwa cerita yang kuat dapat melampaui batas bahasa dan budaya.
Netflix sebagai platform streaming global terus mendorong produksi film lokal dengan standar internasional dan menyediakan ruang bagi film-film ini untuk dikenal lebih luas. Kesuksesan "The Elixir" yang menduduki posisi nomor satu menegaskan bahwa kualitas produksi dan penceritaan yang menarik menjadi faktor kunci yang menentukan popularitas sebuah film.
Secara keseluruhan, daftar 10 film top global Netflix tahun 2025 ini memperlihatkan bagaimana film-film non-Inggris membawa warna baru ke kancah hiburan dunia. Keragaman bahasa, budaya, dan genre dalam daftar ini menjadi cerminan dunia sinema yang makin inklusif dan beragam. Film Indonesia "The Elixir" sebagai puncak daftar menjadi simbol prestasi yang menginspirasi bagi industri film tanah air dan kawasan Asia Tenggara.
Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com




