Pernah Divonis Mandul, Krisjiana Baharuddin Ungkap Perasaan Hati yang Hancur dan Harapan Baru

Krisjiana Baharuddin, suami penyanyi Siti Badriah, mengungkapkan pengalaman beratnya saat menerima vonis mandul dari dokter. Vonis ini muncul setelah tiga tahun menikah tanpa dikaruniai anak, sehingga pasangan ini melakukan pemeriksaan kesehatan secara bersama.

Menurut Krisjiana, mendengar vonis mandul membuat hatinya hancur. Ia merasa sangat terpukul dan kebingungan karena harus menghadapi kenyataan yang berat tersebut.

Dalam kondisi yang penuh tekanan itu, Krisjiana memilih untuk berserah kepada Tuhan. Ia bahkan mendatangi lima pemuka agama untuk memperkuat keyakinan dan menguatkan doa agar diberikan jalan keluar.

Krisjiana menjelaskan bahwa ia percaya Tuhan itu satu, meskipun cara penyampaiannya berbeda-beda menurut masing-masing agama. Upaya tersebut membantunya menemukan ketenangan di tengah ujian yang dihadapi.

Selain ikhtiar spiritual, Krisjiana dan Siti Badriah juga menjalani berbagai proses medis dan pengobatan. Mereka tetap berusaha dan tidak menyerah meskipun sempat terdampak isu yang beredar tentang kondisi mandul Krisjiana.

Kabar baik akhirnya datang ketika pasangan ini dikaruniai dua anak setelah melalui perjalanan panjang dan penuh harapan. Krisjiana mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia tersebut.

Anak pertama mereka dinamai Sarena dan menjadi bukti nyata bahwa vonis mandul yang sempat menghantui telah berubah menjadi kebahagiaan keluarga. Kini Krisjiana dan Siti Badriah menikmati peran mereka sebagai orang tua dengan penuh bahagia.

Pengalaman Krisjiana ini menunjukkan pentingnya sikap sabar dan doa dalam menghadapi ujian kehidupan. Meski sempat dianggap mandul, usaha dan keyakinannya membawa harapan baru bagi keluarga kecilnya.

Berikut beberapa hal penting dari kisah Krisjiana Baharuddin:

1. Vonis mandul didapatkan setelah tiga tahun menikah tanpa keturunan.
2. Krisjiana sempat merasa hancur dan bingung atas kondisi tersebut.
3. Ia mendatangi lima pemuka agama untuk mencari ketenangan dan menguatkan doa.
4. Pasangan ini tidak menyerah dan terus berikhtiar melalui proses medis.
5. Kini mereka telah dikaruniai dua anak yang menjadi anugerah terindah.

Kisah Krisjiana Baharuddin menjadi inspirasi bagi banyak pasangan yang menghadapi masalah kesuburan. Hal tersebut menunjukkan bahwa keteguhan hati dan keyakinan dapat mengubah keadaan meski tantangan awal terlihat berat.

Seiring waktu, Krisjiana dan Siti Badriah membuktikan bahwa vonis medis bukanlah akhir dari segalanya. Dengan perjuangan dan doa, mereka akhirnya mendapat kebahagiaan dalam membangun keluarga.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com
Exit mobile version