Fedi Nuril Kembali Pakai Celak Mata di FFI 2025, Dapat Ilham dari Langit
Fedi Nuril menjadi pusat perhatian saat menghadiri malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2025 dengan penampilan yang berbeda. Ia memilih menggunakan celak mata atau smokey eyes yang tebal, yang sebelumnya juga dipakai saat hadir di Busan International Film Festival (BIFF).
Aktor berusia 43 tahun itu mengaku keputusan memakai celak mata hanya berdasarkan spontanitas. Ia berkata, "Aku nggak punya alasan khusus. Tapi tiba-tiba suatu hari aja kayak dapat ilham dari langit. Kayaknya aku FFI mau smokey eyes lagi deh," ujarnya di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, pada 20 November 2025.
Penampilan unik tersebut menunjukkan bahwa Fedi ingin berekspresi tanpa tekanan dari pihak lain. Saat ditanya apakah ia meminta izin kepada Reza Rahadian, sutradara sekaligus sahabatnya, Fedi menjelaskan bahwa kali ini izin tersebut tidak diperlukan. "Nggak (minta izin). Karena di sana diizinin. Kalau di sini gak diizinin, aneh aja sih," jelasnya yang mengacu pada pengalaman di Festival Film Busan.
Menurut Fedi, Reza Rahadian sangat mendukung kebebasan berekspresi dalam dunia seni. "Dan Reza bilang dia sangat mendukung kebebasan berekspresi," tambahnya. Sikap terbuka seperti ini memungkinkan Fedi untuk mengekspresikan gaya personalnya tanpa hambatan.
Gaya smokey eyes Fedi sebelumnya telah menarik perhatian publik saat menghadiri BIFF bersama para pemain film "Pangku". Penampilan tersebut langsung menjadi viral dan populer di kalangan netizen. Kini, Fedi sepertinya ingin menjadikan ciri khas tersebut sebagai bagian dari gaya penampilannya di acara-acara besar.
Penampilan dengan celak mata tebal ini bukan hanya sekedar tren fashion, melainkan juga pendekatan artistik dari Fedi Nuril untuk menunjukkan keunikan dirinya. Di dunia perfilman yang semakin berkembang, ekspresi visual seperti ini menjadi salah satu cara aktor mengkomunikasikan kreativitas dan personalitas.
Dengan gaya yang nyentrik, Fedi berhasil mencuri perhatian tamu undangan serta warganet. Rekam jejak penampilannya mencerminkan keberanian mengambil risiko dalam hal estetika dan menantang norma penampilan standar di industri hiburan Indonesia.
Berikut fakta penting terkait penampilan Fedi Nuril di FFI 2025:
- Penampilan smokey eyes dipilih secara spontan tanpa alasan khusus.
- Mode celak tebal sebelumnya juga dipakai di Busan International Film Festival.
- Tidak perlu izin dari sutradara Reza Rahadian untuk tampil dengan celak mata.
- Reza sangat mendukung kebebasan berekspresi dalam gaya dan seni.
- Penampilan ini meningkatkan perhatian dan popularitas Fedi di kalangan publik dan media.
Eksperimen penampilan ini menambah dimensi baru bagi Fedi Nuril sebagai aktor yang juga berani menunjukkan keunikan melalui gaya visual. Tindakan tersebut juga membuka diskusi tentang kebebasan berekspresi bagi para seniman di Indonesia.
FFI 2025 menjadi bukti bahwa penampilan selebritas dapat berdampak signifikan pada tren dan persepsi publik. Fedi Nuril berhasil menampilkan bahwa dalam industri hiburan, keberanian berekspresi adalah bagian dari identitas yang patut diapresiasi.
Dengan semangat bebas berekspresi dan menerima perubahan gaya, Fedi Nuril menunjukkan bahwa “ilham dari langit” bisa menjadi inspirasi segar dalam dunia seni dan budaya tanah air. Penampilannya di acara besar seperti FFI membawa warna baru yang memperkaya dunia perfilman Indonesia.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




