Perjalanan Viking FK: Dari Krisis Berat Hingga Dekati Puncak Kejayaan Liga

Perjalanan Viking FK dari Jurang Krisis Menuju Ambang Kejayaan

Viking FK tengah berada di puncak persaingan Liga Eliteserien Norwegia dengan peluang besar merebut gelar juara liga pertama mereka dalam 34 tahun. Setelah mengalahkan Fredrikstad dengan skor tipis, mereka kini membutuhkan kemenangan di laga terakhir melawan Vålerenga untuk memastikan trofi bergengsi tersebut. Saat ini, Viking unggul satu poin dari Bodø/Glimt, juara bertahan, meskipun kalah dalam selisih gol.

Perjalanan Viking menuju puncak tidak mudah. Pada 2017, klub ini mengalami degradasi setelah bertahun-tahun pemborosan tanpa hasil yang memuaskan. Mereka nyaris bangkrut dan hanya bisa bertahan berkat suntikan dana dari investor, sponsor, dan dukungan pemerintah kota Stavanger. Saat itu, dukungan suporter kian menipis, dan semangat klub nyaris terlunta-lunta.

Setelah relegasi, manajemen Viking melakukan restrukturisasi besar-besaran. Mereka mengganti hampir seluruh jajaran staf, melepas banyak pemain asing, dan membangun kembali filosofi klub dengan mengandalkan regenerasi pemain muda lokal. CEO Viking, Eirik Bjørnø, menjelaskan bahwa mereka bertransformasi dari klub boros menjadi klub mandiri yang bertahan dengan pendapatan sendiri tanpa bergantung pada investasi luar.

Pelatih legendaris klub, Bjarne Berntsen, kembali untuk membawa Viking meraih promosi ke Liga Eliteserien. Walau kontroversial saat ia digantikan pada akhir musim, penerusnya yaitu Bjarte Lunde Aarsheim dan Morten Jensen mengubah Viking menjadi kekuatan konsisten. Duo pelatih ini berhasil membawa tim dua kali finis di posisi ketiga dan menjadi penantang gelar serius.

Kunci keberhasilan Viking juga berasal dari perombakan skuad yang dilakukan oleh direktur olahraga Erik Nevland, yang menyeimbangkan penjualan pemain dengan rekrutmen cerdas. Banyak personel inti klub adalah warga lokal yang memiliki kecintaan mendalam pada Viking, menciptakan ikatan kuat di dalam tubuh klub.

Kapten tim, Zlatko Tripic, yang telah mencatat lebih dari 200 penampilan, menjadi simbol perjalanan Viking. Ia menegaskan bahwa tekanan sejak awal musim sudah mereka rasakan, namun tim tetap tenang dan menikmati situasi menegangkan ini. “…ketika Anda mendapatkan perhatian seperti ini, ada sesuatu yang harus dipertahankan, tapi kami tetap profesional dan senang berada di posisi ini,” katanya.

Dukungan suporter juga semakin membara di Stavanger. Bjørnø mengungkapkan, “Kota ini sudah kehilangan kendali, dan memang seharusnya begitu. Fans sudah gila dan kami ingin mereka seperti itu.” Kini, Viking hanya menunggu hasil laga terakhir yang mungkin akan ditentukan oleh keberuntungan, layaknya lemparan koin. Namun, setelah perjuangan panjang, Viking siap mengambil peluang itu dan membawa klub kembali ke puncak kejayaan.

Baca selengkapnya di: www.theguardian.com
Exit mobile version