Advertisement

DEWA Amankan Fasilitas Kredit Jumbo dari Dua Bank Besar untuk Perkuat Perusahaan

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) resmi memperoleh fasilitas kredit hingga Rp 5 triliun dari dua institusi keuangan besar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Kucuran dana jumbo tersebut menegaskan komitmen perbankan tanah air untuk mendukung ekspansi bisnis di sektor jasa pertambangan.

Perjanjian kredit antara DEWA dan dua bank tersebut telah ditandatangani pada akhir Desember oleh manajemen perusahaan. Mukson Arif Rosyidi selaku Direktur dan Sekretaris Perusahaan Darma Henwa menyampaikan fasilitas ini bertujuan memperkuat struktur modal dan pembiayaan proyek-proyek strategis yang tengah dijalankan oleh perseroan.

Rincian Kerja Sama Kredit

Kredit dengan nilai besar ini bertujuan memberikan kepercayaan perbankan pada kinerja DEWA yang terus menunjukkan tren positif. Kolaborasi antara DEWA, BCA, dan Bank Mandiri menandai sinyal optimisme di tengah pemain industri pertambangan nasional. Dana segar yang diperoleh dirancang untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan investasi yang semakin berkembang dari waktu ke waktu.

Dalam perjanjian tersebut, DEWA memperoleh beberapa manfaat utama, antara lain:

  1. Penyediaan likuiditas jangka panjang untuk ekspansi armada alat berat.
  2. Pembiayaan proyek-proyek kontrak pertambangan yang baru.
  3. Pengelolaan efisiensi pembayaran dan operasional agar lebih terstruktur.

Daya Tarik Saham dan Proyeksi Kinerja

Seiring berita positif fasilitas kredit tersebut, saham DEWA mengalami lonjakan signifikan di pasar modal. Dalam satu bulan terakhir, saham DEWA sempat menguat lebih dari 36 persen dan dikabarkan tengah mengincar level harga baru di perdagangan bursa. Lonjakan tersebut memperlihatkan respon positif pelaku pasar terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.

Mukson menegaskan, dana pinjaman akan dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan transparansi. Pengaruh positif dari kucuran kredit dari BCA dan Mandiri diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor. Target utama adalah menjaga pertumbuhan laba bersih serta optimalisasi portofolio proyek sampai beberapa bulan ke depan.

Strategi Pemanfaatan Kredit

Perusahaan telah merumuskan strategi detail dalam penggunaan kredit. Di antaranya adalah:

  1. Menambah alat berat untuk mendukung peningkatan volume produksi tambang.
  2. Memperluas cakupan proyek tambang baru di wilayah strategis.
  3. Modernisasi sistem operasional berbasis teknologi agar meningkatkan efisiensi kerja.

Tim manajemen juga berkomitmen menjaga tata kelola perusahaan agar tetap transparan dan akuntabel dalam mengelola dana pinjaman jumbo. Ini dilakukan guna memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan.

Perjalanan DEWA yang mengantongi fasilitas jumbo dari perbankan nasional menandakan arah pertumbuhan bisnis pertambangan ke depan yang kian prospektif. Dukungan BCA dan BMRI akan menjadi dorongan penting dalam merealisasikan berbagai proyek baru yang telah direncanakan oleh perseroan sepanjang beberapa bulan mendatang.

Baca selengkapnya di: insight.kontan.co.id

Berita Terkait

Back to top button