Advertisement

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem, Hujan Deras Disertai Gelombang Tinggi Diprediksi Melanda

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memberikan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Barat pada awal Januari. Peningkatan intensitas hujan yang disertai angin kencang dan petir diperkirakan akan terjadi di berbagai kota dan kabupaten.

BMKG menyebut dinamika atmosfer yang cukup aktif menjadi salah satu penyebab utama, termasuk munculnya pengaruh siklon tropis yang terpantau di Samudra Hindia. Suhu muka laut yang lebih hangat juga ikut mendukung pertumbuhan awan hujan berintensitas tinggi. Menurut BMKG, pembentukan awan konvektif lokal turut diperkuat oleh aktivitas gelombang atmosfer seperti Low Frequency dan Equatorial Rossby.

Faktor Pendukung Cuaca Ekstrem

Kelembapan udara di Jawa Barat pada awal Januari diprediksi tetap tinggi, berkisar antara 50 hingga 95 persen. Hal ini didukung oleh suhu muka laut hangat di kawasan selatan Jawa. Labilitas atmosfer masuk dalam kategori ringan hingga kuat sehingga memungkinkan terjadinya hujan sedang hingga sangat lebat, sering disertai petir dan angin kencang.

Pusat siklon tropis yang terdeteksi sebagai Siklon Tropis 90S masih berada di barat daya Lampung, memperbesar kemungkinan terbentuknya awan hujan yang meluas. BMKG menekankan bahwa kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan dari masyarakat, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan bencana hydrometeorologi.

Daftar Wilayah Potensi Hujan Lebat

Beberapa wilayah di Jawa Barat mendapatkan peringatan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Berikut daftar wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan:

  1. Kabupaten dan Kota Bekasi
  2. Kabupaten dan Kota Bogor
  3. Kota Depok
  4. Kabupaten Karawang
  5. Kabupaten Purwakarta
  6. Kabupaten Subang
  7. Kabupaten Cianjur
  8. Kabupaten dan Kota Sukabumi
  9. Kabupaten Majalengka
  10. Kabupaten dan Kota Cirebon
  11. Kabupaten Indramayu
  12. Kabupaten Kuningan
  13. Kabupaten Garut
  14. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
  15. Kabupaten Ciamis
  16. Kabupaten Pangandaran

Wilayah-wilayah tersebut berpotensi mengalami curah hujan tinggi yang dapat menyebabkan banjir bandang, longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang.

Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Jawa Barat

BMKG juga menyoroti potensi angin kencang yang bergerak dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Utara dan Selatan Jawa Barat, sehingga meningkatkan risiko gelombang tinggi di beberapa kawasan perairan.

Wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang laut kategori sedang (1,25 – 2,5 meter) antara lain:

  • Perairan Sukabumi – Cianjur
  • Perairan Garut – Pangandaran
  • Samudra Hindia Selatan Jawa Barat

Para nelayan serta pengguna transportasi laut diminta lebih waspada terhadap potensi gelombang tinggi tersebut.

Imbauan dan Langkah Antisipatif

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca terbaru yang dirilis secara resmi. Penduduk dianjurkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana hidrometeorologi, terutama banjir, longsor, serta angin kencang.

Langkah-langkah berikut dapat dilakukan guna mengurangi risiko bahaya akibat cuaca ekstrem:

  1. Periksa saluran drainase sekitar tempat tinggal agar tidak tersumbat
  2. Pangkas ranting pohon yang berdekatan dengan rumah
  3. Siapkan perlengkapan darurat seperti senter, baterai, serta obat-obatan penting
  4. Selalu update informasi cuaca dari BMKG melalui aplikasi resmi atau media sosial
  5. Hindari bepergian ke area rawan longsor atau banjir saat hujan deras

Kewaspadaan kolektif sangat penting agar masyarakat dapat terhindar dari risiko bencana selama periode cuaca ekstrem. Semua pihak diharapkan bekerja sama untuk memastikan keselamatan dan keamanan lingkungan serta selalu memperhatikan informasi resmi dari pihak otoritas.

Baca selengkapnya di: www.kompas.tv

Berita Terkait

Back to top button