Skrining kesehatan BPJS kini semakin mudah diakses secara online untuk memantau dan mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini. Layanan ini dapat diikuti seluruh peserta JKN-KIS, tanpa perlu datang langsung ke fasilitas kesehatan, sehingga semakin efisien dan nyaman untuk masyarakat.
BPJS Kesehatan mengembangkan layanan skrining berbasis digital sebagai solusi promotif dan preventif yang efektif. Dengan kemudahan ini, peserta mendapat kesempatan mengetahui kondisi kesehatannya secara cepat serta memperoleh tindak lanjut medis jika ditemukan faktor risiko.
Pilihan Metode Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Terdapat tiga cara utama yang dapat digunakan peserta untuk mengikuti skrining kesehatan BPJS secara online. Seluruh metode ini dirancang agar ramah pengguna serta dapat diakses di mana saja.
-
Aplikasi Mobile JKN
Unduh aplikasi Mobile JKN, lalu masuk menggunakan akun yang telah terdaftar.
Pilih menu “Skrining Riwayat Kesehatan” dan isi formulir digital yang disediakan hingga selesai. -
Website Resmi BPJS Kesehatan
Akses situs resmi BPJS Kesehatan dan pilih fitur skrining kesehatan.
Masukkan nomor BPJS atau NIK, tanggal lahir, dan kode captcha, kemudian isilah data diri serta jawaban atas pertanyaan terkait riwayat kesehatan. - Chat Assistant JKN (PANDAWA)
Layanan PANDAWA dapat digunakan melalui WhatsApp dengan mengikuti instruksi Chat Assistant JKN.
Ikuti panduan hingga proses pengisian skrining selesai tanpa harus menginstal aplikasi tambahan.
Jenis Penyakit yang Disaring dalam Skrining Kesehatan BPJS
Skrining BPJS membantu memantau berbagai penyakit kronis dan infeksi menular yang umum terjadi di Indonesia. Berikut daftar penyakit yang termasuk dalam cakupan skrining:
- Diabetes mellitus
- Hipertensi
- Stroke
- Penyakit jantung
- Kanker serviks
- Kanker payudara
- Tuberkulosis (TBC)
- Anemia
- Kanker paru-paru
- Kanker usus
- Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)
- Thalassemia
- Hipotiroid kongenital
- Hepatitis
BPJS Kesehatan menyatakan bahwa peserta yang terdeteksi berisiko sedang hingga tinggi akan mendapatkan rekomendasi tindak lanjut medis. Tindak lanjut bisa berupa rujukan konsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atau pemeriksaan lanjutan sesuai hasil skrining.
Keunggulan dan Manfaat Skrining Kesehatan BPJS Digital
Layanan skrining secara daring menekan kendala akses peserta terhadap pemeriksaan kesehatan rutin. Peserta dapat menghemat waktu serta biaya transportasi karena pengisian skrining bisa dilakukan dari rumah.
Data dari BPJS Kesehatan menegaskan, efektivitas skrining secara digital mempercepat penanganan penyakit kronis yang kerap terlambat dideteksi, seperti diabetes dan hipertensi. Skrining juga memberi edukasi peserta tentang status dan faktor risiko kesehatan pribadi.
Berdasarkan laporan resmi, layanan ini memberikan keuntungan praktis berupa pemantauan kesehatan berkesinambungan yang diintegrasikan dengan sistem BPJS Kesehatan. Peserta hanya perlu koneksi internet dan perangkat digital untuk mengakses skrining.
Jika hasil skrining menandakan risiko tinggi, peserta disarankan segera mengikuti rujukan dari BPJS Kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut, demi memaksimalkan pencegahan komplikasi di masa depan.
Masyarakat diimbau aktif memanfaatkan layanan skrining kesehatan digital BPJS, baik untuk pemeriksaan mandiri maupun pencegahan penyakit kronis. Program ini menjadi salah satu wujud nyata transformasi layanan kesehatan Indonesia menuju sistem yang lebih modern dan preventif.
Baca selengkapnya di: rri.co.id




