
Pertandingan antara Como dan Udinese di Stadio Sinigaglia menjadi sorotan utama, mengingat kedua tim memiliki motivasi kuat untuk memulai bulan ini dengan hasil positif. Como unggul lima poin atas Udinese di klasemen Serie A serta masih memburu tiket ke kompetisi Eropa, menjadikan laga ini penting bagi perjalanan mereka di liga.
Como yang baru kembali ke Serie A pada musim sebelumnya kini tampil sebagai kuda hitam yang menantang dominasi tim-tim papan atas Italia. Mereka finis di peringkat tujuh papan klasemen akhir bulan lalu dan berhasil mengakhiri tahun dengan kemenangan 3-0 atas Lecce. Nico Paz mencetak gol keenamnya di musim ini, menyamai rekor musim sebelumnya dan mempertegas peran vitalnya di lini serang. Pelatih Cesc Fabregas pun berhasil membawa timnya duduk di posisi enam, masuk dalam persaingan ketat untuk zona Eropa.
Rekor Kandangan dan Head to Head
Sejauh musim ini, Como menjadi satu dari tiga tim yang belum menelan kekalahan di kandang, selain Juventus dan Napoli. Dari seluruh kompetisi, catatan mereka adalah enam kemenangan dan tiga hasil imbang di kandang. Gawang Como bahkan belum kebobolan di Stadio Sinigaglia sejak bulan Oktober, dan mereka sudah mencatat enam clean sheet dari sepuluh laga terakhir di semua ajang.
Dalam sejarah pertemuan di Como, Udinese hanya mampu meraih lima kemenangan dari 18 laga. Bahkan, seluruh kemenangan Como atas Udinese di Serie A terjadi di kandang, termasuk kemenangan 4-1 pada pertemuan musim lalu. Diketahui juga bahwa Nico Paz mencetak gol pada laga tersebut.
Performa Terbaru Kedua Tim
Berikut catatan performa terbaru kedua tim di Serie A:
- Como: D W W L L W
- Udinese: L W L W L D
Rekor Udinese dalam laga tandang masih belum stabil. Mereka hanya mampu memetik satu kemenangan dari enam laga tandang terakhir dan menelan empat kekalahan. Kekalahan 1-5 melawan Fiorentina menjadi pukulan telak, terutama setelah Maduka Okoye menerima kartu merah di awal laga. Namun, mereka mampu bangkit dengan menahan imbang Lazio melalui gol penyeimbang dari Keinan Davis di menit akhir, meski hasil itu membuat posisi mereka tergeser dari sepuluh besar klasemen.
Menurut pelatih Kosta Runjaic, permasalahan terbesar Udinese adalah pertahanan yang rapuh. Udinese sudah kebobolan 28 gol di Serie A, jumlah tertinggi bersama Torino dan Fiorentina hingga saat ini.
Berita Tim dan Susunan Pemain
Como dipastikan tak diperkuat Diego Carlos karena akumulasi kartu, sehingga Marc-Oliver Kempf diproyeksi masuk skuad utama. Absennya beberapa pilar seperti Assane Diao, Alvaro Morata, dan Edoardo Goldaniga karena cedera juga menjadi tantangan. Jayden Addai masih dalam pemantauan cedera. Di lini depan, duet Nico Paz dan Tasos Douvikas diprediksi menjadi andalan Fabregas.
Di kubu Udinese, kombinasi Keinan Davis dan Nicolo Zaniolo bakal jadi pilihan utama di lini depan. Musim ini, Davis telah mencetak lima gol dan Zaniolo empat gol, membuat pemain seperti Vakoun Bayo serta Adam Buksa lebih sering duduk di bangku cadangan. Bayo sendiri absen karena membela negaranya di Piala Afrika, sementara Jordan Zemura dan Arthur Atta masih didera cedera. Okoye sudah bisa kembali mengawal gawang Udinese setelah menjalani hukuman, menggantikan Daniele Padelli yang berusia 40 tahun.
Prediksi Lineup
-
Como (4-2-3-1):
- Kiper: Butez
- Bek: Smolcic, Ramon, Kempf, Valle
- Gelandang: Perrone, Da Cunha
- Sayap/Playmaker: Vojvoda, Paz, Rodriguez
- Penyerang: Douvikas
- Udinese (3-5-2):
- Kiper: Okoye
- Bek: Kristensen, Kabasele, Solet
- Gelandang: Zanoli, Ekkelenkamp, Karlstrom, Piotrowski, Kamara
- Penyerang: Zaniolo, Davis
Faktor Penentu dan Peluang Laga
Keunggulan sebagai tuan rumah dan catatan pertahanan solid menjadi modal penting bagi Como untuk mengulang kemenangan atas Udinese. Di sisi lain, Udinese wajib memperbaiki lini pertahanan yang kerap bobol jika ingin mencuri poin di Sinigaglia. Laju inkonsisten Udinese, terutama dalam laga tandang, membuat Como difavoritkan pada pertandingan ini.
Performa impresif Nico Paz dan solidnya barisan belakang Como menjadi sorotan utama menjelang duel kontra Udinese, sementara tim tamu berusaha memanfaatkan pengalaman Zaniolo dan Davis di lini depan untuk memutus tren negatif di kandang lawan.
Baca selengkapnya di: www.sportsmole.co.uk




