Persis Solo menghadapi tantangan berat menjelang laga kandang melawan Persita Tangerang di Stadion Manahan. Tim asuhan Milomir Seslija belum mampu keluar dari tren negatif sejak terakhir meraih kemenangan pada Agustus.
Laskar Sambernyawa kini menempati dasar klasemen Super League setelah gagal memenangkan 14 pertandingan berturut-turut. Tekanan besar diperparah dengan dua kekalahan beruntun pada laga terakhir di bawah kepemimpinan pelatih baru.
Kondisi Mental Pemain Persis Solo
Milomir Seslija mengungkapkan permasalahan utama yang dihadapi tim bukan hanya teknis, tetapi juga mental para pemain. Ia menjelaskan bahwa skuatnya tengah mengalami mental block sehingga sulit untuk bangkit dari situasi buruk. "Saya pikir sekarang lebih sulit situasinya dibanding terakhir kali saya melatih Persis Solo," ucap Seslija dalam konferensi pers jelang laga.
Pelatih asal Eropa Timur itu menyebutkan suasana frustrasi saat mencoba memberikan motivasi dalam waktu singkat. Para pemain Persis, menurut Seslija, kehilangan rasa percaya diri setelah rentetan hasil minor sejak pertengahan kompetisi.
Perbandingan dengan Periode Kepelatihan Sebelumnya
Sebelumnya, Milomir Seslija pernah mengambil alih kursi pelatih Persis Solo di tengah musim. Namun, menurutnya, kesulitan kali ini terasa berbeda dan jauh lebih berat. Pada periode sebelumnya, ia masih bisa menemukan optimisme dalam tim.
Kini, ia menilai kepercayaan diri para penggawa Persis sudah sangat tergerus. “Ini adalah situasi yang frustrasi, tetapi kita butuh waktu,” tambahnya. Ia menekankan pentingnya membangun ulang keyakinan pemain secara bertahap.
Catatan Buruk Persis Solo
Tim Persis Solo membawa statistik negatif dalam beberapa bulan terakhir. Berikut rangkuman kondisi Laskar Sambernyawa:
- Tidak pernah menang selama 14 pertandingan berturut-turut.
- Dua kekalahan beruntun setelah pergantian pelatih.
- Terpuruk di posisi terbawah klasemen Super League.
- Terakhir meraih tiga poin pada bulan Agustus.
Situasi ini membuat Persis Solo hanya memiliki satu fokus utama, yaitu memperbaiki mentalitas bertanding demi menghindari zona degradasi.
Strategi Milomir Seslija untuk Pemulihan Tim
Seslija menyampaikan bahwa penyesuaian taktik dan strategi membutuhkan waktu ketika menghadapi tekanan psikologis dalam tim. Ia telah melakukan pendekatan motivasi personal kepada para pemain. Menurut Seslija, pembenahan mental menjadi pekerjaan paling berat, mengingat keterbatasan waktu menjelang laga-laga sisa musim.
Manajemen klub juga memberikan dukungan kepada pelatih dan pemain, agar kejenuhan tidak semakin meluas di ruang ganti. Pertandingan melawan Persita Tangerang pun menjadi momentum penting bagi Laskar Sambernyawa agar dapat mengakhiri tren buruk yang membelenggu.
Seluruh pihak di klub berharap perubahan positif berlangsung mulai pekan ini meski diakui situasi internal masih sangat menantang. Upaya membangun kepercayaan serta menumbuhkan semangat juang di dalam tim terus dilakukan Milomir Seslija demi membawa Persis Solo bangkit dan menjauhi papan bawah Super League.
Baca selengkapnya di: www.bolasport.com






