Bitcoin Mendekati Breakout dari Sinyal Death Cross, Ini Dampaknya untuk Investor

Bitcoin kini menunjukkan tanda-tanda positif dengan harga yang berhasil menembus di atas rata-rata harga 200 hari untuk pertama kalinya sejak Oktober. Pergerakan ini mengindikasikan potensi Bitcoin akan keluar dari pola "death cross" yang bearish, yang mulai terbentuk sejak November lalu.

Pada perdagangan terkini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $93.958 dengan kenaikan 2,69 persen harian. Posisi harga yang meningkat di atas rata-rata 200 hari ini menjadi sinyal teknis awal bahwa tekanan jual jangka panjang mulai berkurang.

Apa Itu Death Cross dan Konteksnya Pada Bitcoin?

Death cross terjadi saat rata-rata pergerakan harga jangka pendek, khususnya 50 hari, turun melewati rata-rata pergerakan jangka panjang 200 hari. Kondisi ini biasanya menandakan dominasi tren bearish dalam pasar dan sering dianggap sebagai indikator sinyal jual.

Bitcoin telah mengalami pola death cross ini sejak pertengahan November. Namun, masih ada harapan setelah harga berhasil melewati garis EMA 200 hari, yang menandakan potensi pergeseran arah tren.

Indikator Teknis yang Menunjukkan Perlambatan Tren Turun

Indikator teknis lain seperti Average Directional Index (ADX) menunjukkan angka 21,3 yang menggambarkan tren turun saat ini melemah. ADX di bawah 25 umumnya mengindikasikan pasar berada dalam kondisi tidak pasti, dengan kemungkinan false breakout lebih besar.

Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) Bitcoin berada di angka 65,6. Ini mengimplikasikan momentum beli sedang meningkat tanpa mencapai level jenuh beli yang biasanya memicu profit taking.

Tanda-tanda Potensi Golden Cross

Jika Bitcoin berhasil mempertahankan harga di atas $95.000 untuk beberapa hari berturut-turut dengan ADX yang meningkat, maka pola death cross bisa berbalik menjadi golden cross. Golden cross adalah sinyal bullish utama di mana EMA 50 hari melintasi ke atas EMA 200 hari.

Pola ini dianggap oleh para trader sebagai penanda tren kenaikan yang berkelanjutan, membuka peluang penguatan pasar kripto dalam jangka menengah hingga panjang.

Dampak Geopolitik dan Tren Pasar

Ketidakpastian geopolitik, terutama terkait penahanan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, turut mempengaruhi pola investasi global. Sementara pasar emas dan perak sedang mengalami kenaikan tajam, Bitcoin mulai dilihat sebagai aset yang mampu menawarkan perlindungan di tengah ketidakpastian politik dan risiko penahanan aset oleh pemerintah.

Fenomena ini mengingatkan kembali alasan Bitcoin diciptakan: sebagai aset yang tidak mudah dikontrol dan disita oleh otoritas negara.

Ringkasan Data Penting untuk Traders

  1. Bitcoin berhasil menembus di atas EMA 200 hari setelah berbulan-bulan berada di bawahnya.
  2. Death cross masih aktif, namun kemungkinan terbentuk golden cross jika harga bertahan di atas $95.000.
  3. ADX menunjukkan tren turun yang melemah, memberi peluang pembalikan arah.
  4. RSI menunjukkan momentum beli tanpa tanda-tanda kelelahan pasar.
  5. Faktor geopolitik meningkatkan daya tarik Bitcoin sebagai alternatif lindung nilai.

Dengan berbagai indikator teknis yang mulai membaik dan potensi perubahan pola moving average penting, Bitcoin saat ini berada pada titik krusial bagi para pelaku pasar. Pergerakan selanjutnya akan menjadi kunci untuk melihat apakah tren negatif dapat berubah menjadi masa bullish yang lebih kuat.

Baca selengkapnya di: decrypt.co

Berita Terkait

Back to top button