Sabalenka Menang Cepat dalam 47 Menit di Turnamen Tennis Brisbane Pembuka Tahun Baru

Aryna Sabalenka memulai musim 2026 dengan performa impresif setelah mengalahkan Cristina Bucsa di babak kedua Brisbane International. Petenis nomor satu dunia ini menyelesaikan pertandingan hanya dalam 47 menit dengan skor telak 6-0, 6-1.

Dalam perlawanannya, Sabalenka menunjukkan dominasi kuat terutama pada servis. Ia mengaku puas dengan performanya dan menyatakan senang bisa kembali berlaga di depan penonton Brisbane. "Serve saya bekerja sangat baik," ujarnya seusai pertandingan.

Performa Dominan Sabalenka di Awal Musim

Sabalenka langsung mengambil inisiatif sejak set pertama. Setelah Bucsa berhasil menyelamatkan break point di gim kedua, Sabalenka memenangkan tiga peluang break berikutnya dan menutup set pembuka hanya dalam waktu 22 menit. Pada set kedua, dominasi Sabalenka berlanjut dengan total 18 winner dan hanya sembilan unforced error, yang membuat Bucsa sulit membalas.

Kemenangan ini tercatat sebagai kemenangan pembuka musim yang cepat dan meyakinkan bagi Sabalenka. Tercatat, ini adalah kemenangan keempat berturut-turutnya di laga pembuka musim WTA Tour. Lebih luas, dari sembilan kali debut musim, ia berhasil menang delapan kali dengan statistik impresif, termasuk tiga musim beruntun di mana ia berhasil “melumat” lawan tanpa kehilangan poin di satu set.

Rekam Jejak dan Target Musim Ini

Kekuatan Sabalenka tidak hanya berakhir di pertandingan pembuka. Dalam tiga musim terakhir, petenis asal Belarus ini selalu berhasil mencapai final pada turnamen pembuka dan memenangkan dua gelar dari periode tersebut. Untuk musim ini, Sabalenka berpeluang menambah koleksi gelarnya menjadi tiga dalam empat tahun terakhir.

Pada pertandingan berikutnya, Sabalenka akan menghadapi pemenang antara Sorana Cirstea dan Jelena Ostapenko. Target selanjutnya adalah menghadapi Madison Keys di perempat final, Elena Rybakina di semifinal, dan Amanda Anisimova di final. Pertemuan dengan Keys akan menjadi kesempatan untuk membalaskan kekalahan Sabalenka tempo lalu di Australia.

Status dan Tantangan saat Mempertahankan Puncak Dunia

Sabalenka memasuki musim baru dengan status juara bertahan dan posisi nomor satu dunia untuk kedua tahun berturut-turut. Ia mengakhiri musim sebelumnya dengan kemenangan di empat turnamen utama termasuk US Open dan dua WTA 1000 Miami dan Madrid. Sabalenka juga mencapai sembilan final dan finis runner-up di tiga grand slam besar.

Walau harus mempertahankan poin ranking yang cukup besar, Sabalenka masih memiliki keunggulan signifikan lebih dari 2.300 poin atas pesaing terdekat, Iga Swiatek. Hal ini memberi sedikit kelonggaran untuk menjaga posisinya di puncak klasemen sepanjang musim.

Dengan kekuatan servis dan agresivitas di lapangan, Sabalenka menunjukkan bahwa dirinya adalah sosok favorit kuat untuk mempertahankan gelar sekaligus menambah trofi pada musim 2026. Performa gemilang di Brisbane menjadi pertanda awal yang baik bagi sang juara untuk menjalani turnamen-turnamen mendatang.

Baca selengkapnya di: www.wtatennis.com
Exit mobile version