Advertisement

Tyson Fury: Kembalinya Juara Tinju Heavyweight Masih Dinilai Terlalu Dini

Tyson Fury mengumumkan niatnya untuk kembali ke ring tinju pada tahun mendatang setelah sebelumnya sempat pensiun. Namun, kabar mengenai kepastian jadwal dan lawan tandingnya masih belum resmi, sehingga pembicaraan soal kembalinya Fury dinilai terlalu dini.

Petinju asal Inggris berusia 37 tahun ini terakhir kali bertanding pada Desember lalu, ketika ia kalah dari Oleksandr Usyk dalam pertandingan ulang perebutan gelar juara dunia kelas berat. Setelah kekalahan tersebut, Fury memang mengonfirmasi pengunduran dirinya dari dunia tinju satu bulan kemudian.

Situasi Kontrak dan Lawan Tanding

Menurut sumber terdekat Fury yang dikutip oleh BBC Sport, belum ada kesepakatan resmi untuk pertarungan comeback Fury di tahun depan. Detail penting seperti siapa lawan tanding dan jadwal pertandingan masih dalam tahap negosiasi. Meski Fury sempat memposting di Instagram bahwa "2026 adalah tahunnya," langkah pasti kembali ke ring masih harus dikonfirmasi.

Kemungkinan pertarungan besar melibatkan Anthony Joshua juga tergolong rumit. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi fisik Joshua yang masih dalam pemulihan dari kecelakaan mobil serius di Nigeria, serta perlunya dukungan finansial besar dari pihak-pihak penyelenggara.

Peran Saudi Arabia dalam Dunia Tinju Kelas Berat

Keterlibatan Saudi Arabia lewat Riyadh Season selama ini menjadi kunci dalam penyelenggaraan duel kelas berat bergengsi seperti yang melibatkan Fury dan Joshua. Sejak beberapa tahun terakhir, negara tersebut telah menjadi sponsor utama sejumlah event tinju besar. Namun, skala dukungan Saudi pada acara mendatang kini menjadi tidak pasti.

Berikut beberapa poin penting terkait peran Saudi Arabia dalam tinju kelas berat saat ini:

  1. Riyadh Season telah menandatangani kontrak langsung dengan petinju ternama seperti Chris Eubank Jr dan Conor Benn.
  2. Pendanaan dan logistik dari Riyadh Season mendukung pertarungan besar antara Fury dan Joshua.
  3. Ketidakjelasan dukungan masa depan dari Saudi membuat peluang duel Fury vs Joshua sulit terwujud.
  4. Belum ada promotor lain yang berhasil memediasi kesepakatan antara kedua petinju.

Prospek Kembalinya Fury

Meski ada harapan besar dari fans untuk melihat Fury kembali bertarung, realisasi comeback-nya masih penuh ketidakpastian. Selain aspek finansial, kesiapan fisik dan strategi pemilihan lawan akan sangat menentukan jadwal dan kesuksesan kembalinya Fury ke dunia tinju profesional.

Pengumuman kembali Fury ke dunia tinju memang memicu antusiasme tinggi. Namun, belum ada jaminan resmi kapan dan dengan siapa pertandingan ulang akan berlangsung. Dalam kondisi seperti ini, semua pihak tampaknya masih menunggu kepastian dari proses negosiasi yang terus berjalan.

Baca selengkapnya di: www.bbc.com

Berita Terkait

Back to top button