Francesco Rutelli menyoroti ketidakadilan terhadap Lazio dalam hal pengambilan keputusan wasit yang dinilai tidak menghormati klub. Ia menyatakan bahwa keseriusan masalah ini tercermin dari kurangnya penghormatan yang diterima Lazio dalam berbagai situasi terkait wasit, termasuk keputusan-keputusan yang tidak dapat diterima di lapangan.
Menurut Rutelli, kondisi ini menunjukkan bahwa pihak manajemen Lazio belum mampu menunjukkan sikap tegas dan mendapatkan otoritas yang dibutuhkan untuk menegakkan rasa hormat tersebut. Ia menegaskan bahwa dalam sebuah organisasi besar, figur yang mewakili klub harus mampu menegakkan wibawa agar klub bisa dihargai secara layak.
Rutelli Mengenang Masa Kejayaan Lazio
Rutelli juga mengenang masa ketika Lazio meraih berbagai gelar penting seperti Coppa Italia, Supercoppa Italia, dan Scudetto di bawah kepemimpinan Cragnotti. Ia mengungkapkan kebanggaannya sebagai pendukung klub yang memiliki sejarah prestasi gemilang. Kenangan ini kontras dengan situasi sekarang di mana klub menghadapi berbagai tantangan yang tak mudah, termasuk dalam hal perlakuan dari wasit.
Meskipun begitu, Rutelli mengaku merasa demoralized dan kecewa dengan keadaan terkini, yang ia sebut sebagai salah satu titik terendah bagi dirinya sebagai pendukung setia. Namun, ia tetap percaya bahwa semangat dan cinta tanpa pamrih kepada klub tetap menjadi kekuatan yang mendorongnya bertahan.
Permasalahan Politik dan Komitmen Sosial
Rutelli juga membahas pengalamannya ketika menjabat sebagai walikota dan keterlibatannya dalam hadiah penghargaan bagi Lazio setiap bulan dalam berbagai kesempatan. Ia mengaku sempat mendapat kritik dari pejabat lain yang merasa jenuh dengan kampanye penghargaan bagi Lazio, namun Rutelli memandang pengalaman tersebut sebagai hal terbaik dalam hidupnya dan tidak menyesal.
Ia mengisahkan peristiwa yang dianggapnya dilakukan dengan niat buruk, yakni larangan yang diterbitkan tanpa koordinasi yang tepat untuk mencegah para suporter Lazio merayakan kemenangan Scudetto di Piazza Venezia. Rutelli menilai tindakan tersebut sebagai contoh perlakuan tidak adil yang dihadapi klub.
Menyikapi Transformasi Sepak Bola Modern
Rutelli menyampaikan bahwa dunia sepak bola telah mengalami perubahan besar, seiring dengan kemajuan teknologi dan digitalisasi. Ia mengingatkan bahwa persaingan semakin ketat dan tantangan yang dihadapi klub besar makin kompleks.
Menurutnya, kepemimpinan klub juga harus mampu beradaptasi dengan kondisi baru agar bisa bersaing dalam liga nasional dan internasional. Hal penting lain yang ditekankan adalah tuntutan agar Lazio mendapatkan perlakuan yang adil, terutama dalam aspek pengambilan keputusan wasit.
Tuntutan Keadilan dan Penghormatan untuk Lazio
Rutelli mengajak agar semua pihak yang berperan dalam sepak bola profesional, terutama pengambil keputusan, memberikan penghormatan kepada Lazio sebagai bagian penting dalam kancah olahraga nasional. Ia menilai klub memiliki sejarah dan kekuatan yang layak mendapatkan perlakuan setara.
Dalam konteks tersebut, Rutelli berharap manajemen klub dapat mengambil langkah strategis demi meningkatkan posisi dan wibawa di mata publik dan pengambil keputusan. Hal ini penting untuk memastikan klub mendapatkan keadilan dalam kompetisi dan kegiatan terkait.
Rutelli menegaskan, jika Lazio mampu membangun otoritas dan menunjukkan sikap tegas, maka perlakuan tidak adil dari wasit akan berkurang. Ia menilai, peningkatan wibawa klub merupakan kunci utama untuk mengatasi masalah ini di masa depan.
Baca selengkapnya di: onefootball.com




