Marcus Rashford saat ini tengah menjadi perhatian di Barcelona karena klub tersebut berencana mempermanenkannya dari status pinjaman. Meskipun catatan gol dan assist Rashford jauh dari jumlah yang impresif, terdapat faktor lain yang membuat manajemen Blaugrana berminat memperpanjang masa kerjanya secara permanen.
Rashford datang dari Manchester United sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim depan dengan klausul pembelian sebesar 30 juta euro. Performa ofensifnya di lapangan berupa tujuh gol dan 11 assist lebih rendah dibandingkan ekspektasi untuk seorang penyerang, apalagi Barca juga memiliki Raphinha yang lebih produktif di posisi sayap kiri. Namun pelatih Hansi Flick menilai kontribusi Rashford lebih dari sekedar statistik gol.
Etos Kerja dan Mentalitas Profesional Rashford
Flick menekankan bahwa Rashford memiliki sikap profesional yang luar biasa dan mentalitas yang terpuji. Dikatakan bahwa Rashford tidak mengeluh saat harus menjadi pemain pengganti dan selalu bekerja keras saat diberi kesempatan. Sikap lapang dada menerima peran pelapis ini menjadi nilai tambah karena mencerminkan kedewasaan serta dedikasi terhadap kepentingan tim.
Menurut Flick, kualitas skuad Barca terlihat lebih dalam dengan keberadaan Rashford yang selalu siap membantu baik saat bermain atau dari bangku cadangan. Hal ini penting untuk klub yang sedang berjuang di tiga kompetisi besar, Liga Spanyol, Liga Champions, dan Piala Raja Spanyol. Kedalaman skuad dengan kualitas merata menjadi salah satu kunci sukses jangka panjang tim.
Peran Rashford dalam Menciptakan Peluang
Selain soal mentalitas, Rashford juga punya kekuatan dalam mengkreasikan peluang untuk rekan setimnya. Statistik menunjukkan Rashford menjadi pemain ketiga terbanyak berhasil menciptakan peluang di Barca dengan 29 kali, hanya tertinggal dari Pedri dan Lamine Yamal. Ini menunjukan perannya yang lebih sebagai penyedia assist daripada pencetak gol murni.
Dalam beberapa laga krusial, seperti menghadapi Paris Saint-Germain, assist Rashford bahkan berhasil membuka peluang menjadi gol yang mengangkat performa tim. Keberhasilan ini menegaskan fungsi pentingnya dalam skema permainan yang dibutuhkan Flick.
Kedewasaan dan Perubahan Gaya Bermain
Rashford sendiri menyadari bahwa bermain di Spanyol menuntut dirinya untuk lebih dewasa dalam peran di lapangan. Ia tidak lagi fokus mengejar pencapaian pribadi berupa gol, melainkan berusaha tampil optimal demi kemenangan tim. Pola pikir ini membedakannya dari para megabintang lain yang cenderung mementingkan pencapaian individu.
Dalam wawancara dengan BBC, Rashford mengungkapkan kebanggaannya bermain untuk klub sebesar Barcelona dan harapannya untuk terus bertumbuh dan membantu tim meraih prestasi. Kesadaran akan pentingnya harmoni tim serta kesediaan untuk menerima peran pendukung menjadi alasan kuat mengapa klub tertarik mempertahankannya.
Faktor Pendukung Keputusan Barcelona Mempermanenkan Rashford
- Sikap profesional dan mentalitas tinggi yang diapresiasi pelatih.
- Kemampuan menciptakan peluang dan assist yang krusial untuk tim.
- Kesediaan menjadi pemain pelapis tanpa keluhan.
- Kontribusi memperkuat kedalaman skuad di kompetisi berat.
- Pola pikir yang fokus pada kemenangan tim dan harmonisasi bersama.
Dalam konteks persaingan ketat dan tuntutan besar di berbagai kompetisi, Barcelona menilai Rashford sebagai aset berharga untuk menjaga stabilitas dan kualitas skuad. Keputusan mempermanenkannya tidak semata-mata berdasarkan statistik gol melainkan nilai “tersembunyi” berupa karakter dan kontribusi strategis yang sulit digantikan.
Baca selengkapnya di: www.kompas.id




