Petaka 14.20! IHSG Ambruk Lebih 2%, Pasar Panik Melanda Investor Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam lebih dari 2% dalam waktu singkat pada perdagangan Senin sore. Penurunan mendadak ini terjadi sekitar pukul 14.20 hingga 14.35 WIB dan sempat menekan IHSG ke level terendah 8.715,41.

Pada pukul 15.16 WIB, indeks mulai menunjukkan pemulihan dan koreksinya berkurang menjadi sekitar 0,65% di level 8.878,55. Namun, suasana pasar tetap cenderung panik setelah aksi jual besar-besaran oleh investor.

Penyebab Penurunan IHSG

Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut aksi ambil untung pada saham-saham energi sebagai faktor utama penurunan IHSG hari ini. Beberapa saham energi yang mengalami koreksi signifikan mencapai 2% menjadi penyebab utama gejolak pasar.

Beberapa emiten energi yang terdampak antara lain Merdeka Copper Gold Resources (EMAS), Antam (ANTM), Merdeka Copper Gold (MDKA), serta Chandra Daya Investasi (CDIA). Saham lain seperti Raharja Energi Cepu (RATU), Rukun Raharja (RAJA), Bumi Resources (BUMI), Barito Renewables Energy (BREN), Petrosea (PTRO), dan Alamtri (ADRO) juga ikut ambles.

Sebelumnya, saham-saham tersebut masih berada di area konsolidasi dan bahkan sempat menguat pada sesi pertama perdagangan. Namun penurunan secara serentak di sektor energi memicu penularan tekanan ke sektor saham lain.

Dinamika Geopolitik dan Pengaruhnya Terhadap Pasar

Selain aksi ambil untung, ekonom dari Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengaitkan koreksi ini dengan dinamika geopolitik global. Ketidakpastian yang muncul dari situasi politik internasional diyakini turut memengaruhi sentimen investor.

Menurut Nafan, kondisi geopolitik yang bergejolak menciptakan ketidakpastian yang melebar ke pasar modal, memperbesar kecenderungan investor menjual saham energi sebagai langkah mengamankan keuntungan. Hal ini memicu koreksi yang meluas hingga menimbulkan panik pasar.

Dampak Penurunan IHSG terhadap Pasar Modal

Penurunan yang cepat menyebabkan pasar saham Indonesia bergejolak dalam waktu singkat. Kepanikan investor terlihat dari aksi jual besar-besaran yang tidak hanya terjadi di saham energi, tapi juga meluas ke saham-saham lainnya. Kondisi ini menambah tekanan bagi indeks untuk bertahan di zona merah.

Koreksi semacam ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap volatilitas tinggi akibat faktor eksternal dan internal yang tak terduga. Investor disarankan untuk tetap hati-hati dan memantau perkembangan berita global serta kinerja saham energi yang sensitif terhadap perubahan harga komoditas.

Saham Energi, Motor Pergerakan IHSG

Berikut daftar saham energi yang paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini:

  1. Merdeka Copper Gold Resources (EMAS)
  2. Antam (ANTM)
  3. Merdeka Copper Gold (MDKA)
  4. Chandra Daya Investasi (CDIA)
  5. Raharja Energi Cepu (RATU)
  6. Rukun Raharja (RAJA)
  7. Bumi Resources (BUMI)
  8. Barito Renewables Energy (BREN)
  9. Petrosea (PTRO)
  10. Alamtri (ADRO)

Ke-10 saham tersebut menjadi katalis utama koreksi besar IHSG sekaligus menandai sektor energi sebagai titik perhatian utama di tengah ketidakpastian pasar saat ini.

Pada perdagangan selanjutnya, perhatian investor akan tertuju pada perkembangan geopolitik global serta laporan kinerja perusahaan energi. Respons pasar terhadap faktor-faktor tersebut dapat menentukan arah lanjutan pergerakan IHSG dalam waktu dekat.

Baca selengkapnya di: www.cnbcindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button