Drake Maye, quarterback muda dari New England Patriots, akan menghadapi ujian berat dalam babak divisi playoff melawan Houston Texans pada malam Minggu. Maye, yang sudah mengalami perkembangan pesat sejak debutnya sebagai rookie, kini harus menghadapi pertahanan Texans yang digadang-gadang sebagai salah satu yang terbaik di NFL.
Pelatih Patriots, Mike Vrabel, mengakui bahwa pertahanan Texans merupakan tantangan tersulit yang akan mereka hadapi musim ini. "Mereka memiliki bakat besar, skema hebat, dan cara bermain yang sangat keras," kata Vrabel. "Mereka selalu mengejar bola dengan semangat tinggi dan mampu menciptakan turnover yang sangat berbahaya."
Statistik Pertahanan Texans
Selama musim reguler, pertahanan Texans mencatatkan statistik impresif sebagai berikut:
- Rata-rata poin yang diizinkan per game: 17,4 (peringkat kedua di liga)
- Total yard yang diizinkan: 5.079 (peringkat pertama)
- Yard lari yang diizinkan: 1.593 (peringkat keempat)
- Yard operan yang diizinkan: 3.486 (peringkat ketujuh)
Selain itu, duo defensive end mereka, Danielle Hunter dan Will Anderson Jr., menjadi ancaman utama dengan total 27 sack sepanjang musim. Defensive back mereka juga tampil solid dengan masing-masing empat intersepsi dari Calen Bullock, Derek Stingley Jr., Kamari Lassiter, dan Jalen Pitre.
Ancaman Di Garis Pertahanan
Maye mengakui kualitas pertahanan Texans secara keseluruhan. "Mereka gesit di garis depan dan solid di belakang. Linebacker mereka juga hebat, dan pelatihannya sangat baik," ujarnya. Hunter dan Anderson secara khusus memainkan peran kunci, terbukti dengan performa mereka saat mengganggu Aaron Rodgers di babak wild-card, yang berujung pada kemenangan Texans.
Will Campbell, rookie dari Patriots yang berposisi sebagai left tackle, akan memikul beban besar untuk melindungi Maye dari serangan edge rushers ini. Campbell sudah memiliki pengalaman menghadapi Anderson di tingkat perguruan tinggi dan menyebutnya sebagai lawan yang sangat berbakat.
Peluang Maye Melawan Pertahanan Ketat
Salah satu celah yang dapat dimanfaatkan Patriots adalah kerentanan Texans terhadap quarterback yang bergerak lincah. Dalam lima minggu terakhir musim reguler, pertahanan Texans membiarkan rata-rata EPA (Expected Points Added) per carry dari quarterback yang keempat tertinggi di liga serta yard per percobaan lari quarterback yang kesembilan terbanyak.
Rekan setim Maye, wide receiver Stefon Diggs, pun mengungkapkan dukungannya penuh terhadap strategi jika Maye harus menggunakan kemampuan berlarinya. "Kalau dia harus berubah jadi seperti Michael Vick demi kemenangan, saya siap mendukung," tegas Diggs.
Maye sendiri memahami tekanan dan peluang yang ada. Ia mengenang pengalamannya tahun lalu saat harus berlari dari tekanan bertubi-tubi. Kini, dengan latihan dan pengembangan yang lebih matang, ia berharap dapat lebih efektif memanfaatkan kemampuannya tanpa harus sekadar “bertahan hidup” di lapangan.
Fokus Patriots Menuju Kemenangan
Patriots sadar betul bahwa pertandingan ini adalah kesempatan langka untuk bermain di kandang sendiri pada playoff yang sangat menentukan. Maye menekankan pentingnya menyadari nilai kesempatan ini dan melakukan yang terbaik. "Kami telah bekerja keras dan sekarang saatnya menikmati serta memanfaatkan momen ini sebaik mungkin," katanya.
Persiapan matang dan strategi yang tepat akan sangat menentukan hasil pertandingan yang penuh tekanan ini. Ketangguhan Maye dalam menghadapi tekanan dan ketajaman pertahanan Texans menjadi faktor krusial yang akan menentukan nasib Patriots dalam perburuan gelar playoff.
Baca selengkapnya di: www.bostonglobe.com