Dari Sanksi Doping ke Cedera Betis, Comeback Paul Pogba di AS Monaco Berakhir Pahit

Paul Pogba kembali ke lapangan bersama AS Monaco setelah menyelesaikan sanksi doping yang memberatkan kariernya. Namun, upaya comeback gelandang Prancis itu menemui hambatan serius akibat cedera yang memperlambat kontribusinya kepada klub Ligue 1 tersebut.

Setelah absen cukup lama, Pogba tampil singkat dalam beberapa pertandingan sebelum cedera betis membuatnya berhenti bermain. Cedera yang awalnya dianggap ringan itu memaksanya absen dalam tujuh laga terakhir Monaco.

Cedera Betis Menghambat Pemulihan Pogba
Cedera betis yang dialami Pogba terjadi saat sesi latihan terakhir sebelum Monaco menghadapi Marseille. Klub awalnya optimis pemain ini hanya akan absen sebentar. Namun, waktu pemulihan membengkak dan berdampak besar pada kesempatan Pogba untuk menunjukkan performa terbaiknya.

Manajer Sebastien Pocognoli sempat menyoroti situasi tersebut. Ia menyatakan, "Kembali dari kondisi sebelumnya dan bermain lagi sudah spektakuler." Namun, Pocognoli menambahkan bahwa fokusnya saat ini adalah memberikan dukungan kepada Pogba tanpa terlalu memikirkan masa depan jangka panjangnya.

Penampilan Terbatas di Monaco
Semenjak bergabung, Pogba hanya memainkan sekitar 30 menit di beberapa laga Monaco. Termasuk saat kemenangan besar melawan Paris Saint-Germain dan kekalahan dari Brest. Sampai saat ini, tidak ada perkembangan signifikan yang menunjukkan Pogba akan segera kembali ke level kebugaran yang memadai untuk terlibat aktif di kompetisi.

Tekanan di Tengah Kontrak Jangka Panjang
Kontrak Pogba bersama Monaco berlaku hingga 2027, namun ketidakpastian performa membuat klub mulai mempertimbangkan opsi strategis. Setelah hanya tujuh bulan, pihak manajemen tampak waspada terhadap potensi kerugian akibat minimnya kontribusi sang pemain.

Berikut ini poin krusial terkait kondisi Pogba di Monaco:

  1. Pogba telah absen dalam tujuh pertandingan terakhir akibat cedera betis.
  2. Manajemen klub masih bersabar, tapi mulai cemas dengan durasi pemulihan.
  3. Penampilan Pogba baru menyentuh sekitar setengah jam sejak kedatangannya.
  4. Kontrak jatuh tempo tahun 2027 menambah tekanan finansial dan strategis bagi Monaco.

Situasi ini menggambarkan bagaimana sanksi doping dan cedera beruntun dapat menghambat karier pemain bintang. Monaco harus menyeimbangkan antara memberi waktu pemulihan kepada Pogba dan mengambil keputusan terbaik untuk masa depan tim.

Paul Pogba kini berada di titik sulit, di mana performa dan kondisi fisiknya menjadi penentu seberapa lama ia bisa bertahan dan berkontribusi bagi klub. Penggemar dan pengamat sepak bola masih menunggu apakah gelandang ini dapat kembali bersinar atau menghadapi penurunan karier lebih lanjut.

Berita Terkait

Back to top button